Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Distribusi Pupuk Subsidi Tembus Segini, Bikin Petani Jombang Bisa Sedikit Bernapas Lega

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 20 Oktober 2025 | 18:34 WIB
Ilustrasi petani sedang membawa pupuk bersubsidi
Ilustrasi petani sedang membawa pupuk bersubsidi

JombangBanget.id  – Menjelang musim tanam utama, petani di Jombang bisa sedikit bernapas lega.

Dinas Pertanian memastikan pasokan pupuk bersubsidi aman.

Hingga September 2025, penyaluran pupuk sudah mencapai 76 persen dari total alokasi.

Kepala Dinas Pertanian Jombang M. Rony menyebutkan, pupuk Urea dan NPK menjadi yang paling banyak tersalurkan.

”Urea sudah tersalurkan 19.672 ton atau 76 persen, NPK 16.530 ton atau 74 persen. Pupuk organik 8.609 ton (63 persen), dan NPK formula khusus baru 292 kilogram atau 3 persen,” jelasnya.

Distribusi pupuk bersubsidi terus berjalan dengan pengawasan ketat. Disperta rutin berkoordinasi dengan distributor dan kelompok tani.

”Pasokan aman hingga musim tanam berikutnya,” tegas Rony.

Tahun ini, kebutuhan pupuk bersubsidi di Jombang cukup besar. Urea 28.261 ton, NPK 35.319 ton, organik 64.282 ton, dan NPK FK sekitar 13 ton.

Pemerintah melakukan alokasi dan realokasi bertahap agar sesuai kebutuhan lapangan.

”Realokasi penting agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah. Ada daerah yang lebih banyak butuh Urea, ada yang dominan NPK. Evaluasi dilakukan setiap bulan,” ujarnya.

Meski penyaluran sudah di atas 70 persen, pengawasan lapangan diperketat bersama aparat desa, penyuluh pertanian, dan kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan pupuk.

Baca Juga: Tak Sekadar Formalitas, Kopdes Merah Putih di Jombang Disiapkan Kelola Unit Usaha Elpiji dan Pupuk Subsidi hingga Gudang Desa

”Efisiensi dan ketepatan distribusi jadi kunci menjaga stabilitas produksi pertanian. Kami ingin semua petani mendapat haknya,” tandas Rony.

Ia berharap, realisasi pupuk bersubsidi yang terus meningkat mampu menjaga hasil panen tetap stabil.

Meski tantangan cuaca ekstrem dan fluktuasi harga pupuk non-subsidi masih membayangi.

”Petani Jombang sangat bergantung pada pupuk bersubsidi. Kami komitmen mengawal penyalurannya hingga tuntas,” pungkasnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#distribusi pupuk subsidi #pupuk subsidi #pupuk #Jombang #distribusi #petani jombang #disperta jombang #Petani