JombangBanget.id - Rois Syuriyah MWCNU Ploso, Jombang sekaligus Ketua MUI Ploso, KH Ainul Yakin, menyampaikan kiat agar pengabdian sebagai polisi juga tercatat sebagai ibadah.
’’Agar pengabdian sebagai polisi juga tercatat sebagai ibadah, harus memenuhi tiga hal,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Polres Jombang, Senin (13/10).
Pertama, taat kepada pimpinan selama tidak melanggar syariat.
Ketaatan kepada pimpinan merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah Ta’ala, selama pimpinan tidak memerintahkan kepada maksiat.
Sebagaiamana ditegaskan dalam QS Annisa 59.
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan pemimpin di antara kamu.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda; Tidak ada ketaatan dalam hal maksiat kepada Allah.
Sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam perkara yang makruf (baik).
Sebagai aparat negara, polisi hendaknya taat kepada atasan dalam menjalankan tugas demi menjaga ketertiban, hukum, dan kemaslahatan umat, selama hal itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.
Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata; Tidak ada Islam tanpa jamaah, tidak ada jamaah tanpa kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa ketaatan.
Kedua, ikhlas dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Binrohtal: Jangan Merasa Cukup, Ini Pentingnya Ilmu Harus Dicari Sepanjang Hayat
’’Orang ikhlas pasti bekerjanya profesional karena merasa diawasi oleh Allah Ta’ala,’’ tegasnya.
Ikhlas adalah ruh dari segala amal. Tanpa ikhlas, pekerjaan sehebat apa pun tidak akan bernilai ibadah di sisi Allah.
Polisi yang bekerja dengan niat menjaga keamanan, menegakkan keadilan, dan melindungi rakyat karena Allah, maka seluruh tugasnya bisa menjadi amal yang berpahala.
Ketiga, menjadi teladan dan amanah.
Polisi merupakan wajah negara di mata rakyat. Maka, setiap tindakan dan ucapan harus mencerminkan keteladanan, amanah, dan akhlak mulia.
Sebagaimana ditegaskan dalam QS Annisah 58.
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
Nabi bersabda: Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
Sayidina Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah berkata; Kepemimpinan bukanlah tentang memerintah, tapi tentang memberi teladan.
Polisi yang amanah dalam menjalankan tugas, tidak menyalahgunakan kekuasaan, tidak menerima suap, dan menjadi contoh bagi masyarakat — maka ia sedang menghidupkan nilai-nilai Islam dalam profesinya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz