JombangBanget.id - Pemkab Jombang juga belum mengetahui pasti kapan irigasi Pariterong akan difungsikan.
Sebab, sebelumnya sudah dilakukan dua kali uji alir tapi masih belum optimal.
”Kapan tepatnya difungsikan kami belum tahu. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas,” tegas Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni.
Sultoni menyebut, setelah pekerjaan fisik rampung dikerjakan pada akhir 2024 lalu, sudah dilakukan uji alir saluran, namun hasilnya belum maksimal.
”Sudah dilakukan uji alir dua kali, tapi waktu itu hasilnya belum maksimal,” bebernya.
Pemkab telah beberapa kali menyampaikan ke BBWS agar saluran irigasi Pariterong bisa segera difungsikan.
Sebab, selain berpotensi memunculkan kesan proyek mangkrak, juga sudah lama ditunggu petani.
”Kemarin memang masih ada beberapa pekerjaan tambahan di luar paket utama yang kemarin dikerjakan. Saat ini prosesnya masih tahap penyempurnaan dan penanganan lanjutan,” terang Sultoni, Jumat (3/10).
Lebih lanjut, Sultoni menyebut alokasi air dari Perum Jasa Tirta (PJT) untuk irigasi Pariterong juga belum ditetapkan.
Hal ini disebut kemungkinan terkait dengan siklus pengalokasian tahun anggaran atau teknis lain yang jadi kewenangan pusat.
”Distribusi air juga belum ada penetapan dari PJT. Mungkin akan dimulai tahun depan, menyesuaikan kebijakan pusat. Teman-teman di balai (BBWS) yang lebih tahu soal itu,” imbuhnya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz