Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Jangan Kufur Nikmat, Ini Pentingnya Bersyukur atas Pangan dan Keamanan

Rojiful Mamduh • Rabu, 1 Oktober 2025 | 13:06 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Direktur Ma'had Aly Yusuf Masyhar PP Madrasatul Qur'an Tebuireng, Jombang, DR H Syukron Makmun, menjelaskan pentingnya mensyukuri nikmat pangan dan keamanan.

’’Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Kakbah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan,’’ tuturnya mengutip QS Quraisy ayat 3-4, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Jumat (26/9).

Allah mengingatkan, nikmat makanan dan keamanan itu dari-Nya, maka wajiblah bagi kita untuk menyembah-Nya.

Makanan bukan sekadar kenikmatan, tapi amanah untuk bersyukur.

Keamanan bukan semata hasil usaha manusia, tapi penjagaan dari Allah Ta’ala.

Kufur terhadap dua nikmat ini bisa mendatangkan murka Allah. Tauhid dan ibadah cara menjaga keberkahan nikmat tersebut.

Dua pilar kehidupan — rezeki dan keamanan — merupakan pemberian langsung dari Allah.

Menjaga nikmat itu dengan takwa, bukan dengan maksiat. Semua nikmat itu bisa dicabut kapan saja, jika kufur nikmat.

Sebagaimana ditegaskan dalam QS Ibrahim 7.

Jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu; tetapi jika kalian kufur, maka azab-Ku sangat pedih.

Allah Ta’ala menyebut dua nikmat besar, pangan dan rasa aman. Keduanya sangat penting tapi sering dilupakan oleh banyak orang.

Baca Juga: Binrohtal: Bikin Hati Tenang dan Dosa Terhapus, Ini Kekuatan Sujud

Manusia tidak dapat hidup dengan tenang jika kelaparan dan ketakutan.

Maka, Allah menegaskan bahwa Dia-lah Yang Memberi makanan kepada orang-orang saat mereka kelaparan.

Juga memberikan keamanan di tengah gejolak dan kekacauan yang sering terjadi.

Allah Ta’ala sumber segala rezeki. Sebagaimana ditegaskan dalam QS Hud 6.

Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.

Nikmat makanan yang Allah berikan bukan sekadar kebutuhan fisik, tapi sarana untuk mengenal dan menyembah-Nya.

Allah sumber keamanan. Keamanan nikmat besar yang jika tidak disyukuri, bisa berubah menjadi malapetaka.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa di antara kalian yang bangun pagi dalam keadaan aman di keluarganya, sehat jasadnya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dunia telah dikumpulkan untuknya.

Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata; Aku khawatir jika aku tidak bersyukur saat kenyang dan aman, bagaimana aku bersabar saat lapar dan takut.

Syukur atas nikmat lebih berat daripada sabar dalam musibah. Karena manusia lebih mudah lalai saat hidup nyaman.

Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan; Nikmat yang besar bukanlah ketika engkau memiliki apa yang engkau inginkan, tetapi ketika Allah menjagamu dari hal-hal yang membuatmu lupa kepada-Nya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #pangan #Kufur Nikmat #masjid #keamanan #mensyukuri nikmat Allah #Binrohtal #Jombang #Mensyukuri Nikmat