JombangBanget.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya meyakini Allah sanggup mengubah keburukan menjadi kebaikan.
’’Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar,’’ tuturnya mengutip Kejadian 50:20.
Semua orang selalu mengharapkan hidup yang dijalani adalah perjalanan kehidupan yang baik.
Tidak ada yang berpikir sedikitpun bahwa ada waktu dimana Tuhan mengizinkan kita masuk dalam penderitaan yang cukup berat, menanggung beban yang sepertinya tidak mampu untuk kita lalui.
Sehingga tidak sedikit orang yang kecewa dan goyah imannya saat di bawa masuk dalam pergumulan dan penderitaan hidup.
Mengapa demikian? Jawabannya adalah karena kita mau berkat Tuhan tetapi tidak siap untuk di proses.
Ayat di atas merupakan pernyataan Yusuf kepada saudara-saudaranya setelah kematian ayah mereka, Yakub.
Yusuf menjelaskan bahwa meskipun saudara-saudaranya telah berniat jahat kepadanya, tetapi Allah mengubah niat jahat tersebut menjadi kebaikan untuk menyelamatkan satu bangsa yang besar.
Ini menunjukkan bahwa kuasa Allah sanggup untuk mengubah rencana manusia yang buruk menjadi tujuan yang baik dan menyelamatkan.
Saudara-saudara Yusuf takut kalau Yusuf akan membalas karena mereka telah menjualnya sebagai budak di masa lalu.
Namun Yusuf menunjukkan pengampunan kepada saudara-saudaranya dan meyakinkan mereka bahwa ia tidak akan membalas dendam.
Baca Juga: Renungan Minggu: Taat di Tengah Sulit, Mari Belajar dari Kisah Nelayan Petrus
Ayat ini juga menegaskan bahwa "Allah memiliki rencana yang lebih besar dan dapat menggunakan tindakan manusia yang salah atau jahat untuk mencapai tujuan-Nya".
Allah menggunakan situasi tersebut untuk membawa keluarga Yakub ke Mesir dan menyelamatkan banyak nyawa dari kelaparan, yang juga terjadi pada hari-hari itu.
Satu harapan bahwa dalam situasi yang sulit dan niat yang jahat, "Allah tetap berkuasa untuk mengubah segalanya menjadi kebaikan dan tujuan-Nya yang lebih besar."
Setiap kita pasti pernah mengalami banyak pergumulan dalam hidup.
Bahkan mungkin pada saat ini kita berada di dalam titik terkelam di dalam kehidupan kita.
Masalah datang silih berganti, sehingga membuat kita merasa seakan tidak punya harapan dan pertolongan.
Seringkali kita tidak mengerti mengapa hal-hal buruk terjadi dalam hidup orang-orang baik.
Hal ini bukanlah sesuatu yang harus kita mengerti, tetapi baiklah kita terus menjaga kepercayaan kita kepada Tuhan.
Kita mengetahui akhir kisah Yusuf, yaitu setelah segala masalah dan peristiwa buruk yang terjadi padanya, dia keluar sebagai pemenang yang berhasil menyelamatkan dua bangsa yang besar, dengan cara yang luar biasa.
Kitapun mungkin belum mengetahui akhir kisah kita, tetapi kita tahu pasti bahwa Tuhan yang mereka-rekakan segala keburukan yang dihadapi Yusuf menjadi kebaikan adalah Tuhan yang sama, yang sedang mereka-rekakan keburukan yang kita hadapi menjadi kebaikan di kemudian hari.
Tuhan mengizinkan hal-hal buruk terjadi, karena Ia ingin agar kita berakar di dalam-Nya.
Yang penting jangan menyerah tetapi tetap berserah kepada Tuhan yang memegang hidup kita dan pastinya memberikan kekuatan untuk kita bisa melewati semuanya.
Pandang saja kepada Tuhan pemilik kehidupan yang sedang memproses kita untuk satu tujuan yang mulia dan besar.
’’Pastikan setiap kita tetap percaya dan mempercayakan hidup sepenuhmya kepada Tuhan yang berkuasa untuk mengubah yang tidak baik menjadi kebaikkan bagi kita dan orang disekeliling kita. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz