Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ini Tiga Kunci Mulia ala Rasulullah, Simpel tapi Mengubah Hidup

Rojiful Mamduh • Jumat, 19 September 2025 | 12:49 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ketua PCNU Jombang sekaligus Pengasuh Pesantren Tebuireng Putri, KH Fahmi Amrullah Hadziq, menjelaskan kunci hidup mulia.

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam memberikan tiga kunci hidup mulia,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (18/9).

Pertama, bertakwalah kepada Allah dimanapun berada.

Allah Ta’ala berfirman dalam Quran Surat Al-Hujurat ayat 13; Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.

Dengan bertakwa dimanapun, niscaya kita akan menjadi orang mulia dimanapun.

Nabi tidak hanya memerintahkan takwa semata, namun bertakwa dimana pun kita berada.

Baik di tengah keramaian maupun saat sunyi sendirian. Inilah takwa yang sebenar benarnya, dan takwa yang paling berat.

Imam Syafii mengatakan, perkara yang paling berat itu ada tiga. Dermawan saat memiliki sedikit harta. Meninggalkan hal yang haram saat sendirian.

Serta mengatakan kebenaran saat berada di dekat orang yang diharapkan kebaikannya atau ditakuti kejahatannya.

Ketika seseorang sendirian, menyepi tanpa ada yang mengetahui, maka hal itu akan mendorongnya untuk lebih mudah bermaksiat.

Kecuali ia sadar betul bahwa Allah senantiasa mengawasinya, dan rasa takutnya menjadi lebih besar sehingga ia tidak berani melakukan kemaksiatan.

Baca Juga: Binrohtal: Ingin Dicintai Allah? Teladani Empat Sifat Agung Nabi Muhammad SAW Ini

Nabi bersabda; Orang yang tidak maksiat saat sendirian. Serta neriman ketika diberi Allah rezeki sedikit.

Kelak bangun dari kubur akan langsung terbang ke surga dengan sayap tanpa melewati timbangan amal, hisab dan jembatan sirotol mustaqim.

Kedua, iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik.

Nabi perintah untuk bersegera melakukan kebaikan tatkala terjerumus dalam keburukan. Ini juga perintah untuk segera bertobat.

Karena tobat adalah bagian dari amal saleh yang paling mulia dan harus disegerakan.

Allah Taala berfirman dalam QS Annur 31. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.

Perbuatan baik yang dilakukan akan menghapuskan dosa.

Tentunya dosa yang terhapus hanyalah dosa kecil, karena dosa besar hanya terhapus jika pelakunya benar-benar telah bertobat.

Nabi bersabda: Salat lima waktu, dari Jumat ke Jumat selanjutnya, serta Ramadan ke Ramadan sebagai penghapus dosa di antara waktu itu, selama menjauhi dosa-dosa besar.

Ketiga,  pergaulilah manusia dengan adab yang baik.

Ini perintah untuk berakhlak yang mulia kepada sesama manusia.

Dua wasiat pertama berhubungan antara manusia dengan Allah Ta’ala. Sedangkan wasiat ketiga ini berhubungan dengan sesama manusia.

Contoh akhlak mulia seperti jujur, amanah, senang sedekah, sabar dan menahan marah. Senang menolong dan menghormati orang lain.

Rasulullah bersabda; Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #Tebuireng #muhammad saw #PCNU Jombang #masjid #rasulullah #kunci #mengubah hidup #Binrohtal #Jombang