JombangBanget.id – Rehabilitasi Pasar Mojotrisno di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang terus dikebut.
Hingga pertengahan September ini, progres fisik proyek mencapai 98 persen.
Sisa pekerjaan tinggal pemasangan rolling door dan pengecatan ringan.
Sesuai kontrak, masa pekerjaan berakhir 2 Oktober nanti.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengatakan, penyelesaian proyek kini berpacu dengan waktu.
Meski tersisa sedikit, pelaksana tetap diminta menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi.
”Sekarang progresnya sudah 98 persen. Tinggal sedikit saja, seperti rolling door dan pengecatan. Itu pun tinggal pasang karena barangnya dari pabrik. Tapi kami tetap minta diselesaikan tepat waktu,” kata Suwignyo dikonfirmasi, Rabu (17/9).
Sesuai kontrak kerja, masa pengerjaan berakhir pada 2 Oktober nanti, sehingga masih ada waktu untuk menuntaskan pekerjaan.
”Tidak ada keterlambatan. Kontraknya masih sampai 2 Oktober. Tapi kami tetap dorong supaya pekerjaan segera tuntas,” imbuh dia.
Pengawasan proyek juga sudah berjalan baik. Konsultan pengawas dinilai cukup aktif mengarahkan pelaksana sesuai rencana.
”Pengawasannya sudah bagus, cukup mewakili dinas. Mereka tahu mana yang harus dikerjakan dan sesuai spesifikasi,” tutur Suwignyo.
Baca Juga: Proyek Pasar Mojotrisno Jombang Mulai Pasang Atap Ruko, Segini Capaian Progresnya
Pihaknya berharap proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar mutu.
Ia juga menekankan pentingnya kenyamanan masyarakat dan pedagang selama proses berlangsung.
”Ketika dikerjakan dengan wajar, masyarakat tidak terganggu, pedagang juga bisa tetap beraktivitas. Pelaksana pun bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tenang,” ujar dia.
Jika nantinya ditemukan kekurangan atau kerusakan, pihak pelaksana masih terikat masa pemeliharaan selama satu tahun.
”Jadi, masih ada waktu pemeliharaan. Kalau ke depan masih ada yang rusak atau kurang, masih bisa diperbaiki,” kata Suwignyo.
Untuk diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Mojotrisno menelan anggaran Rp 1,2 miliar dari APBD Jombang 2025.
Pekerjaan dilaksanakan CV Wiguna Sedanten dengan pengawasan CV Media Prima Konsultan.
Fokus rehab hanya pada ruko bagian depan dan musala, belum mencakup kios-kios di bagian belakang yang kondisinya masih rusak berat. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz