Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Pemuda Penentu Masa Depan Bangsa, Ini Wasiat Para Ulama Besar untuk Generasi Muda

Rojiful Mamduh • Selasa, 9 September 2025 | 13:27 WIB

 

Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - H Sutaji menjelaskan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan.

’’Peran pemuda sangat penting dalam mengisi dan menggerakkan pembangunan. Sejak dulu peristiwa besar selalu digerakkan oleh kaum pemuda,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Annur Satlantas Polres Jombang, Jumat (8/8).

Nabi Ibrahim alaihissalam ketika muda menghancurkan berhala raja Namrud.

Nabi Musa alaihissalam menumbangkan Fir’aun. Serta ada kisah pemuda Ashabul Kahfi yang diabadikan dalam Alquran.

Kemerdekaan Indonesia juga didahului dengan Sumpah Pemuda pada 1928.

Perang kemerdekaan 1945 juga digerakkan para pemuda seperti Bung Tomo.

Masa depan suatu bangsa dan umat tidak terlepas dari tangan generasi mudanya.

Apabila generasi mudanya kuat iman dan takwanya, maka kuat pula masa depan bangsa.

Sebaliknya, jika mereka lalai dan jauh dari nilai-nilai Islam, maka kehancuran akan menjadi kenyataan.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Yang menolongku adalah para pemuda.

Dalam sejarah Islam, banyak tokoh besar yang berjasa sejak saat masih sangat muda.

Usamah bin Zaid, menjadi panglima perang saat usia 18 tahun. Ali bin Abi Thalib membela Rasulullah di malam hijrah saat berusia 22 tahun.

Muhammad Al-Fatih menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun.

Imam Syafi’i berkata: Jika engkau tidak menyibukkan pemudamu dengan kebaikan, maka ia akan tersibukkan oleh keburukan.

Ulama besar Syekh Musthafa Al-Ghalayani dalam kitabnya Idzatun Nasyi’in berkata; Sesungguhnya di tangan generasi mudalah nasib suatu bangsa dan negara ditentukan.

Di pundak mereka pula kejayaan bangsa akan ditentukan.

Maka kepada para orang tua: Didiklah anak-anak kalian dengan ilmu, iman, dan mental tangguh.

Jangan biarkan mereka tumbuh tanpa arah di tengah derasnya arus teknologi dan pergaulan bebas.

Allah Ta’ala berfirman dalam QS Attahrim ayat 6.

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.

Nabi bersabda; Didiklah anakmu cinta Nabi, cinta ahli bait dan membaca Alquran.

Kepada para pemuda:  Belajarlah sungguh-sungguh, tuntut ilmu sebanyak-banyaknya.

Bekerjalah dengan keras, jauhi kemalasan. Rajinlah beribadah, karena itulah sumber kekuatan ruhani.

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Wahai para pemuda, carilah akhirat, niscaya dunia akan mengikutimu dengan hina.

Imam Bukhari rahimahullah mulai menghafal hadis sejak usia 10 tahun.

Di usia 16 tahun, beliau sudah pergi ke Makkah dan Madinah untuk menuntut ilmu.

Buah dari kesungguhannya adalah kitab Sahih Bukhari.

Di akhirat nanti hanya ada tujuh golongan yang dilindungan Allah saat tidak ada perlindungan kecuali dari Allah.

Di antaranya yakni pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #ulama #masjid #Pesan ulama #wasiat #Binrohtal #peran pemuda #Jombang #Masa Depan Bangsa #generasi muda