Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Perkuat Hilirisasi Agribisnis, Pemkab Jombang Bagi-Bagi Mesin "Sakti" Ini ke Kelompok Tani

Ainul Hafidz • Senin, 8 September 2025 | 23:53 WIB

 

ILUSTRASI: Petani di Jombang memanen padi menggunakan mesin combine harvester.
ILUSTRASI: Petani di Jombang memanen padi menggunakan mesin combine harvester.

JombangBanget.id – Pemkab Jombang terus menunjukkan komitmen mendukung program hilirisasi agribisnis.

Tahun ini, sebanyak tujuh kelompok tani (Poktan) di sejumlah kecamatan menerima bantuan sarana pascapanen.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran Koperasi Multi Pihak (KMP) dalam ekosistem pertanian lokal.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M. Rony menjelaskan, bantuan  itu merupakan bentuk tindak lanjut dari program atau RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Jombang 2025.

”Program ini untuk mendukung Koperasi Multi Pihak (KMP) yang ada di Jombang. Saat ini terdapat lima KMP yang beroperasi, dan kami di Disperta berperan menyalurkan bantuan ke kelompok tani yang menjadi mitra mereka (KMP),” kata Rony dikonfirmasi, Minggu (7/9).

Bantuan tidak diberikan langsung ke koperasi. Namun, disalurkan ke kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) sesuai regulasi.

Tujuh kelompok tani yang menjadi penerima bantuan tahun ini diprioritaskan memperkuat sarana pascapanen, khususnya komoditas padi dan jagung.

”Bantuannya berupa mesin combine harvester dan bed dryer atau alat pengering serta mesin kebi atau mesin poles beras,” imbuh dia.

Untuk mesin combine harvester masing-masaing diterima Gapoktan Pojokkulon (Kecamatan Kesamben) dan Poktan Madiopuro (Kecamatan Sumobito).

Sedangkan bed dryer (alat pengering) masing-masing diberikan kepada Poktan Kayen (Kecamatan Bandarkedungmulyo), Poktan Pacar (Kecamatan Megaluh), dan Poktan Plengan (Kecamatan Kabuh).

Sementara mesin kebi (mesin poles beras) disalurkan masing-masing kepada Poktan Sumberwinong (Kecamatan Mojowarno) dan Poktan Sudimoro (Kecamatan Peterongan).

”Kelompok-kelompok ini kita siapkan untuk mampu menampung dan mengelola hasil panen. Alat-alat seperti dryer, penggilingan, dan combine ini penting dalam mendukung proses hilirisasi,” tutur Rony.

Dryer yang disalurkan dapat digunakan tidak hanya untuk padi, tetapi juga untuk jagung.

Hal ini meningkatkan fleksibilitas dan nilai tambah bagi petani.

Program ini saat ini sudah berjalan. Beberapa KMP bahkan sudah bekerja sama dengan investor swasta.

”Seperti di gudang Desa Glagahan, Kecamatan Perak, yang dikelola investor dari Tara Jaya,” imbuhnya.

Dalam skema tersebut, pemkab mendukung dari sisi pengadaan alat pascapanen.

”Jadi bentuk sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Kami mendukung dari sisi peralatan agar koperasi dan kelompok tani lebih siap dalam menghadapi pasar,” ujar dia.

Alasan memilih pengadaan dryer salah satunya karena petani sering kesulitan menjual jagung ke Bulog.

Akibat kadar air yang tidak memenuhi syarat. Dengan program ini, Pemkab Jombang berharap rantai pertanian dari hulu ke hilir bisa berjalan lebih efektif.

Petani lebih sejahtera, dan koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat bisa tumbuh lebih kuat.

”Untuk 2026, kami belum melihat secara rinci rencana tambahannya. Tapi pada prinsipnya, kami ingin terus hadir dalam menyelesaikan masalah-masalah di tingkat petani, terutama di tahap pascapanen,” kata Rony.

Data dihimpun, pembangunan Kabupaten Jombang tahun 2025 dengan tema hilirisasi agribisnis didukung dengan tiga prioritas pembangunan.

Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemenuhan layanan dasar, dan kehidupan yang harmonis.

Kedua, peningkatan layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

Ketiga, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.

Sebagai bagian dari komitmen jangka menengah, Pemkab Jombang 2024 lalu mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar dalam RKPD Jombang 2025 untuk mendukung program hilirisasi agribisnis.

Dana tersebut digunakan untuk pembinaan KMP dan penyediaan sarana agro lestari (Santri). (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jagung #gapoktan #Pemkab Jombang #Combine Harvester #padi #dryer #agribisnis #poktan #hilirisasi #pascapanen #kelompok tani #Mesin #koperasi #Bantuan #gabah #kmp #beras