Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

DPRD Desak Pemkab dan BBWS Brantas Gerak Cepat, Buntut Plengsengan Kali Jombang Wetan Robohkan Tembok Masjid

Azmy endiyana Zuhri • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:24 WIB
BUTUH PERBAIKAN: Plengsengan Kali Jombang Wetan di Dusun Tugu, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang yang ambrol (27/8).
BUTUH PERBAIKAN: Plengsengan Kali Jombang Wetan di Dusun Tugu, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang yang ambrol (27/8).

JombangBanget.id  – Kerusakan plengsengan Kali Jombang Wetan di Dusun Tugu, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang yang sudah tujuh bulan dibiarkan tanpa penanganan mendapat sorotan serius dari wakil rakyat.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Saifullah, mendesak agar Pemkab Jombang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera menangani kerusakan.

’’Kami mendesak Pemkab Jombang bersama BBWS Brantas segera melakukan langkah konkret, baik penanganan darurat maupun perbaikan permanen,’’ tegas Saifullah, Kamis (28/8).

Keterlambatan perbaikan telah menimbulkan dampak nyata, robohnya tembok masjid di sekitar lokasi.

’’Kami sangat menyesalkan kondisi ini. Plengsengan yang rusak dibiarkan terlalu lama tanpa ada langkah nyata. Padahal kerusakan semakin parah hingga merobohkan tembok masjid,’’ ungkapnya.

Menurutnya, perbaikan tidak bisa lagi ditunda. Ini karena menyangkut keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Kerusakan plengsengan berpotensi meluas dan menimbulkan longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

’’Kalau dibiarkan, risikonya bukan hanya pada bangunan, tetapi juga keselamatan warga. Pemerintah jangan menunggu hingga jatuh korban,’’ ujarnya.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur, melainkan juga aspek sosial dan keagamaan.

Robohnya tembok masjid menjadi bukti kerugian yang dialami masyarakat bukan semata material.

’’Masjid memiliki fungsi penting sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial. Kerusakan ini mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beribadah. Ini menyangkut aspek kemanusiaan yang tidak bisa diabaikan,’’ jelasnya.

Baca Juga: Datangkan Alat Berat, BBWS Brantas Serius Perbaiki Plengsengan Rusak di Dua Lokasi Ini di Jombang

Komisi C DPRD pun mengingatkan Pemkab Jombang agar lebih proaktif dalam menjalin koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendorong percepatan penanganan, karena kerusakan plengsengan merupakan persoalan mendesak yang tidak boleh berlarut-larut.

’’Pemkab jangan hanya menunggu. Harus ada komunikasi intens dengan BBWS Brantas untuk mempercepat langkah teknis. Warga menaruh harapan besar agar masalah ini segera selesai,’’ tambahnya. (yan/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombag #masjid #BBWS Brantas #plengsengan #Kali Jombang Wetan #Jombang #kepatihan