JombangBanget.id - Rencana pembangunan embung di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang hingga kini masih buram.
Warga dan pemerintah desa berharap proyek yang sempat tertunda itu bisa segera terealisasi, mengingat manfaatnya sangat besar bagi para petani.
Kepala Desa Purisemanding Nurbata menyebut, pembangunan embung sangat penting bagi warganya.
Dari informasi yang diterima, rencana pembangunan baru akan dilakukan BBWS Brantas pada 2026.
”Kami minta percepatan, jangan menunggu lama. Saat ini petani sudah kesulitan menanam padi, tembakau juga sulit. Kalau embung terbangun, petani bisa menanam dua kali dalam setahun. Hasil panen pasti meningkat,” tegasnya, Kamis (21/8).
Ia menambahkan, kondisi sekarang membuat petani bingung menentukan pilihan tanaman.
Curah hujan tidak menentu, sementara tanaman tembakau yang biasanya jadi alternatif pun tidak bisa diandalkan.
”Dengan kondisi seperti ini, tembakau pun tidak bisa diharapkan. Embung adalah solusi satu-satunya,” lanjutnya.
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Jombang Sultoni mengaku hingga kini belum mendapat informasi resmi terkait kepastian pembangunan embung Purisemanding.
Proyek tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan BBWS Brantas.
”Sejauh ini belum ada pemberitahuan. Terakhir, setelah pembebasan lahan beberapa tahun lalu, proyek tertunda karena efisiensi anggaran. Biasanya pemkab mendapat informasi ketika anggarannya sudah pasti sehingga bisa dilakukan sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz