Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Makin Malam, Semakin Nekat! Truk Besar Bebas Lintasi Jalan Kabupaten, Warga Jombang: Jangan Sampai Kami yang Bertindak

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 22 Agustus 2025 | 17:20 WIB
Kendaraan truk besar masih saja nekat melintas di Jalan Cukir–Mojowarno, Jombang.
Kendaraan truk besar masih saja nekat melintas di Jalan Cukir–Mojowarno, Jombang.

JombangBanget.id – Kendaraan truk besar masih saja nekat melintas di Jalan Cukir–Mojowarno, Jombang.

Rambu hingga banner larangan yang dipasang petugas tak diindahkan.

Tidak hanya di siang hari, malam hari lalu lalang truk besar juga terus marak.

Warga berharap ada penindakan tegas dari aparat terkait.

Mulyanto, warga sekitar mengaku resah dengan maraknya truk besar yang melintas di jalan ruas Cukir-Mojowarno.

Menurutnya, keberadaan truk besar di jalan kabupaten jelas membahayakan pengguna jalan lain, apalagi saat malam kondisi jalan cenderung gelap dan sepi.

”Makin malam, truk yang lewat justru semakin banyak. Kemungkinan mereka sengaja pilih malam supaya tidak ketahuan petugas. Tapi ini kan sama saja membahayakan, wong meskipun malam, jalan tetap dipakai warga. Kalau ada kecelakaan, siapa yang mau tanggung jawab?,” ungkapnya dengan nada geram.

Ia juga menekankan agar pemkab dan kepolisian menindak tegas para pelanggar.

Menurutnya, jika kondisi seperti terus dibiarkan, bukan tidak mungkin warga akan mengambil tindakan sendiri.

”Masak harus warga sendiri yang menghentikan truk. Lalu kerjanya petugas apa,” tegasnya.

Selain membahayakan pengguna jalan, lalu lalang kendaraan besar dan muatan berat juga mempercepat kerusakan jalan.

Baca Juga: Wuling Tabrak Bokong Truk Tronton di Tol Jombang Mojokerto, Tiga Nyawa Melayang 

”Jadi, jalan ini tidak pernah awet. Sebab, kendaraan besar banyak lewat sini, apalagi pas musim hujan, lebih cepat rusaknya,” bebernya.

Menurutnya harus ada penindakan tegas untuk membuat para pelanggar jera.

”Mereka ini mau ambil enaknya sendiri. Kalau jalan rusak perbaikannya pakai uang pajak rakyat, mereka para pengusaha ambil untungnya sendiri, nerobos jalan seenaknya, mau sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan?,” bebernya.

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Jombang Iptu Rita Puspitasari mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah menyikapi maraknya truk besar menerobos jalan kabupaten.

Salah satunya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang telah melakukan operasi gabungan di ruas Jalan Plumbongambang, Kecamatan Gudo.

”Hari ini ada operasi gabungan dengan dishub. Untuk penindakan dari dishub, kami Lantas (Satlantas, Red) diminta membantu menghentikan kendaraan dan memberikan teguran,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rambu larangan truk besar melintas di ruas jalan kabupaten Cukir–Mojowarno seakan tak berarti.

Meski banner dan rambu lalu lintas sudah dipasang, kendaraan besar seperti tronton, truk gandeng, hingga dump truck jumbo masih bebas lalu lalang setiap hari.

Pantauan di lokasi, Selasa (19/8) pagi, kendaraan besar mulai dari tronton, dump truk jumbo, truk tangki gandengan tetap marak melintas di jalan ruas Cukir-Mojowarno.

Padahal di lokasi sudah terpasang rambu yang menerangkan status jalan kelas III.

Ditambah lagi baru-baru ini petugas juga memasang banner besar tepat di pertigaan jalan yang berisi larangan keras kendaraan besar lebih dari 2 sumbu seperti tronton, truk gandeng, trailer dll melintas di jalan kabupaten tersebut. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Dishub Jombang #Polres Jombang #satlantas polres jombang #Warga Jombang #Jalan Kelas III #jalan kabupaten #Jombang #truk berat #truk besar