JombangBanget.id – Proyek peningkatan ruas jalan Ceweng–Kalianyar, Jombang hingga kini masih berjalan.
Hingga pertengahan Agustus 2025, progres pengerjaan fisik mencapai 51 persen.
Angka ini jauh melampaui target rencana yang ditetapkan 33 persen, sehingga terdapat surplus 17 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi menegaskan, capaian ini menjadi bukti pengerjaan proyek berjalan baik.
”Progres pekerjaan surplus 17 persen. Saat ini pekerjaan meliputi pemadatan TPJ, pemasangan U-ditch, hingga pelebaran jembatan,” jelasnya, Selasa (19/8).
Proyek ini dikerjakan CV Rinjani. Perusahaan asal Dusun/Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Berdasarkan kontrak kerja, proyek senilai Rp 4,1 miliar ini dijadwalkan selesai pada Oktober 2025.
Dengan progres yang sudah surplus, pemerintah daerah optimistis pembangunan bisa selesai tepat waktu.
”Bahkan bisa lebih cepat dari jadwal,” imbuhnya.
Peningkatan ruas jalan Ceweng–Kalianyar menjadi salah satu proyek prioritas Pemkab Jombang, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
”Kalau proyek ini rampung, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Jalan lebih lebar, lebih aman, drainase juga tertata dengan pemasangan U-ditch. Termasuk pelebaran jembatan agar arus lalu lintas tidak terhambat,” tambah Bayu Pancoroadi.
Baca Juga: Dianggarkan Rp 6,2 Miliar, Pelebaran Jalan Ceweng-Kalianyar Jombang Dijalankan Tahun Ini
Dengan capaian surplus progres hingga 17 persen, pihaknya berharap tidak ada kendala berarti dalam penyelesaian proyek ini.
”Jika sesuai rencana, warga sudah bisa menikmati infrastruktur baru pada akhir tahun 2025,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz