Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Belum Dialiri Air, Irigasi Pariterong di Jombang Masih Nganggur, Ini Penyebabnya

Anggi Fridianto • Selasa, 19 Agustus 2025 | 22:31 WIB

 

MANGKRAK: Irigasi Pariteong di Desa Pundong, Diwek, Jombang di tumbuhi semak belukar kemarin (18/8).
MANGKRAK: Irigasi Pariteong di Desa Pundong, Diwek, Jombang di tumbuhi semak belukar kemarin (18/8).

JombangBanget.id – Irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peterongan) di Jombang hingga kini belum beroperasi.

Dua kali dilakukan uji alir tak maksimal.

Proyek yang menelan anggaran jumbo dari APBN belum seluruhnya tuntas.

Sebab, masih ada sejumlah pekerjaan tambahan yang harus dirampungkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Sultoni menyampaikan, proyek Pariterong merupakan wewenang PJT (Perum Jasa Tirta) dan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas.

”Informasi yang kami terima, pekerjaan utama sudah selesai. Tapi, masih ada penambahan yang belum masuk, seperti pemasangan pintu, intake, dan pelat titian,” ujarnya, Senin (18/8).

Menurut Sultoni, pekerjaan tambahan tersebut sifatnya kecil, namun penting agar irigasi dapat difungsikan secara optimal. Karena masih ada tahapan penyelesaian, sehingga tahun ini diprediksi belum bisa difungsikan.

”Intinya, kemungkinan belum bisa difungsikan tahun ini karena masih ada pembangunan tambahan. Setelah itu, baru ada alokasi air dari PJT (Perum Jasa Tirta) sebagai pihak yang berwenang,” jelasnya.

Sultoni menambahkan, kewenangan terkait pemanfaatan irigasi Pariterong sepenuhnya berada di tangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan PJT.

Pemkab Jombang hanya menerima informasi terkait progres pembangunan.

”Untuk lokasi titik pekerjaan tambahan ada di wilayah Jombang, hanya saya belum bisa memastikan titik pastinya,” tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah pusat sejak 2023 lalu melanjutkan proyek pariterong hingga rampung.

Pekerjaannya sepanjang 9 kilometer, melewati 10 desa di tiga kecamatan.

Meliputi Desa Pandanwangi, Balongbesuk, Ngudirejo, dan Desa Kedawong di Kecamatan Diwek.

Serta Desa Mayangan, Sawiji, Alangalangcaruban, Jogoroto di Kecamatan Jogoroto. Untuk hilirnya berada di Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno.

Pekerjaan terbagi dua segmen. Masing-masing segmen dikerjakan dua pelaksana proyek berbeda. Masing-masing PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya (Wika).

Sesuai rencana awal irigasi Pariterong atau JI Peterongan diperuntukkan untuk irigasi teknis sawah. Dengan luas baku sawah hingga 3.000 hektare lebih.

Ketika seluruh pekerjaan tuntas, irigasi itu memiliki panjang 17 kilometer.

Hulunya berada di Desa Jantiganggong, Kecamatan Perak, dan  hilirnya di Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno.

Sayangnya, setelah pekerjaan selesai pada akhir 2024 lalu, sampai saat ini jaringan irigasi tak kunjung difungsikan.

Proses uji alir sudah dilakukan dua kali namun hasilnya tak maksimal.

”Jadi uji alirnya sudah dua kali, kalau tidak salah akhir 2024. Secara fungsi memang agak berbeda dengan perencanaan, karena proses pembangunan tidak sekaligus, butuh hampir 20 tahun baru selesai,” kata Sultoni kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (14/3).

Dijelaskan, karena proses pembangunan membutuhkan waktu lama, hal ini berpengaruh ke kondisi bagian hulu saluran di Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak.

Sebab, rata-rata sudah menumpuk sedimentasi lantaran selama ini belum pernah dilakukan pemeliharaan.

”Sehingga titik bangunan lama penuh sedimen, butuh pembersihan dan dikeruk. Baru proses uji alir bisa lancar, mengetahui kapasitas irigasi Pariterong sesuai rencana atau belum,” imbuh dia.

Dari dua kali uji coba itu, perjalannya mengalami kendala.

Uji alir yang rencananya sepanjang irigasi dialiri air, tak bisa dilakukan lantaran banyaknya sedimentasi di bagian hulu Pariterong.

”Jadi, kendalanya kemarin itu sedimentasi, misalnya sudah diisi air 3 meter kubik, ternyata di hulu sudah penuh, sehingga air yang mau masuk dari Induk Mrican ke irigasi Pariterong terkendala,” ujar dia. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#proyek miliaran rupiah #Pariterong #proyek irigasi #DI Peterongan #Jombang #miliaran rupiah #irigasi Pariterong