Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Anti Ribet! Mesin Karya Mahasiswa UMM Ini Bikin Sampah Organik Langsung Jadi Kompos

Rojiful Mamduh • Jumat, 15 Agustus 2025 | 22:57 WIB
KREATIF: Mahasiswa UMM mengenalkan mesin penghancur sampah pada PMM-KKN Berdampak di Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kec/Kab Jombang, Senin (11/8).
KREATIF: Mahasiswa UMM mengenalkan mesin penghancur sampah pada PMM-KKN Berdampak di Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kec/Kab Jombang, Senin (11/8).

JombangBanget.id - Tumpukan sampah organik yang semula kerap dibakar di Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kec/Kab Jombang, kini mulai ditangani dengan cara baru.

Senin (11/8), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program PMM-KKN Berdampak, memperkenalkan mesin penghancur sampah yang mampu mengubah limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos organik.

Mesin itu dibuat dalam waktu tiga hari dari bahan sederhana.

Seperti ember, dinamo mesin cuci, seng, plat besi, dan pipa. Sistem kerjanya mirip chopper yang mencacah sampah hingga halus.

’’Desainnya sengaja dibuat mudah digunakan dan dirawat,’’ kata Rafly, ketua Kelompok 2 Mahasiswa PMM-KKN UMM Gelombang 1.

Setelah rampung, mahasiswa melakukan sosialisasi penggunaannya ke warga, karang taruna, dan kelompok tani. Mereka juga mengenalkan cara membuat pupuk kompos.

Mencampur sampah cacahan dengan EM4, molase, dan kotoran ternak. Lalu difermentasi secara rutin untuk menjaga kelembapannya.

Kepala Dusun Sumberwinong, Saji, menyambut baik inovasi tersebut.

Ia menekankan, alat ini memberi warga alternatif pengelolaan sampah yang lebih sehat dan bermanfaat untuk pertanian.

Ketua Kelompok Tani, Rokhimin, menambahkan, pupuk organik dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan bahkan dapat dijual sebagai produk tambahan.

Rafly menyatakan, solusi ini dirancang agar tetap berlanjut setelah program PMM-KKN berakhir.

Baca Juga: jorok! Tumpukan Sampah Tertahan di Jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal Jombang

Ke depannya, warga dan kelompok tani bermaksud mengintegrasikan pemanfaatannya dalam praktik pertanian berkelanjutan di lahan sawah, kebun sayur, dan tanaman hias.

Dengan inovasi sederhana, Dusun Sumberwinong Desa Banjardowo semakin tangguh menghadapi masalah sampah sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi desa.

Inisiatif ini bisa menjadi inspirasi untuk desa-desa lain di Kabupaten Jombang dan sekitarnya. (adv/jif)

 

Editor : Ainul Hafidz
#mahasiswa umm #umm #kompos #universitas muhammadiyah malang #Mahasiswa #sampah organik #Jombang #sampah #PMM #banjardowo #kkn