Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Truk Besar Masuk di Ruas Kabuh-Tapen, Begini Respons Pemkab Jombang

Ainul Hafidz • Selasa, 12 Agustus 2025 | 23:31 WIB
RAMAI: Truk besar melintas di ruas Kabuh-Tapen di Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang.
RAMAI: Truk besar melintas di ruas Kabuh-Tapen di Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang.

JombangBanget.id – Jalan kabupaten ruas Kabuh-Tapen selama ini juga ramai dilintasi truk besar dan berat. Hanya saja, ada pengecualian.

Sebab, ruas itu naik kelas. Semula jalan kelas III menjadi kelas II.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi menjelaskan, status ruas jalan Kabuh-Tapen kini naik kelas dari kelas III menjadi kelas II.

Kenaikan kelas jalan ini bertujuan untuk menunjang pengembangan rencana kawasan industri.

”Ruas Kabuh-Tapen ini memang berbeda dengan ruas lainnya, karena kawasan ini akan menjadi penunjang kawasan industri. Karena itu, ada peningkatan kelas jalannya dari kelas III menjadi kelas II,” ujar Bayu kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Keputusan untuk menaikkan kelas jalan ruas itu tidak terlepas dari kebutuhan untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi barang yang lebih besar menuju kawasan industri.

Dengan perubahan ini, kendaraan beban di atas 8 ton kini diperbolehkan melintas di ruas tersebut.

”Tapi, untuk ruas jalan yang lain seperti Kasemen-Gudo dan lainnya itu semuanya masih kelas III,” imbuh dia.

Meski demikian, status kepemilikan jalan atau aset tidak berubah. Jalan tersebut tetap menjadi aset Pemkab Jombang.

Jalan tersebut statusnya tetap sebagai jalan kabupaten, hanya saja fungsinya berbeda.

”Jadi, meskipun kelasnya naik, itu tetap menjadi jalan kabupaten. Teman-teman di kementerian itu biasanya menyebut sebagai jalan khusus,” tutur Bayu.

Baca Juga: Ruas Kasemen-Gudo Jombang Makan Korban, Pemotor Tewas Terlindas Tronton

Tak hanya itu, di ruas lainnya juga bakal dilakukan naik kelas. Yakni jalan Mojoagung-Mojoduwur yang kini sudah dilakukan pelebaran.

”Ketika betonnya nanti sudah sampai di Desa Karangwingongan (Kecamatan Mojoagung) akan naik kelas,” ujar dia.

Perubahan ini seiring dengan adanya kawasan peruntukan industri (KPI) di wilayah Mojowarno.

Peningkatan ruas itu juga mendapat dukungan dari pusat. Sebab, tahun ini menjadi salah satu ruas masuk program Inpres Jalan Daerah (IJD).

”Karena tata ruangnya di Mojowarno itu masuk KPI,” kata Bayu.

Ruas Kabuh-Tapen pada 2023 sudah dilakukan pelebaran sepanjang 9,3 kilometer. Pelebaran dan pengecoran dilakukan pemerintah pusat dan pemkab.

Masing-masing Rp 58,8 miliar bersumber APBN dengan panjang 8 kilometer.

Sementara Rp 5 miliar bersumber APBD Jombang dengan panjang 1,3 kilometer. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #kawasan industri #Jalan Khusus #Kabuh #kabuh-tapen #jalan kabupaten #Jombang #truk berat #naik kelas #truk besar #Tapen