JombangBanget.id – Sejumlah penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan nasional Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Jombang sudah padam selama lebih dari satu minggu.
Kondisi ini dikeluhkan para pengguna jalan.
Membuat suasana malam menjadi gelap gulita dan membahayakan keselamatan, terutama di titik-titik yang kerap digunakan sebagai tempat parkir truk-truk besar di pinggir jalan.
’’Malam hari gelap sekali. Apalagi banyak truk besar yang parkir di pinggir jalan, sangat membahayakan pengendara,’’ kata Zainal salah seorang warga, (5/8).
Padamnya PJU ini tidak hanya berdampak pada pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Karena jalan nasional merupakan jalur utama dengan volume kendaraan tinggi.
’’Harapannya bisa segera diperbaiki, biar pengguna jalan aman dan nyaman. Karena jalur ini kan selalu ramai,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Budi Winarno, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, menjelaskan, PJU di sepanjang jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Namun, pemerintah daerah tetap berupaya melakukan penanganan awal jika kerusakan masih bersifat ringan.
’’Secara kewenangan, PJU di jalan nasional langsung di bawah kendali pusat. Tapi karena lokasinya di wilayah kita, biasanya pemerintah daerah ikut menangani jika kerusakannya ringan, seperti kabel putus atau konsleting,’’ urai Yohan.
Namun, jika permasalahan menyangkut kerusakan besar atau penggantian suku cadang, maka pihaknya hanya melaporkan ke instansi pusat terkait.
Baca Juga: Perbaikan PJU di Banjardowo Dikeluhkan Warga, Begini Kata Dishub Jombang
’’Kalau kami tidak bisa menangani, kami langsung laporkan. Tapi kami tetap coba bantu dulu sebisa mungkin,’’ ungkapnya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz