JombangBanget.id – Proyek pembangunan Puskesmas Jelakombo, Kecamatan Jombang senilai Rp 5 miliar masih mengalami keterlambatan.
Salah satu penyebabnya, pesanan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) belum juga tiba di lokasi proyek.
Ganesha, perwakilan konsultan pengawas dari CV Bola Mandiri menyampaikan, progres pekerjaan saat ini berada di angka minus 4 persen.
Meski sebelumnya sempat lebih tinggi, yakni 6 persen, keterlambatan mulai terkejar.
”Keterlambatan juga sudah terkejar. Saat ini minus 4 persen,” ujarnya, Minggu(27/7).
Ia menjelaskan pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian lantai dua, seperti pemasangan granit.
Sementara untuk IPAL, hingga saat ini masih dalam perjalanan. IPAL dipesan dari Tangerang sesuai penetapan dinas terkait.
”IPAL memang sudah ditetapkan dinas untuk dipesan dari Tangerang. Sempat khawatir karena pengiriman terlambat, tapi sudah kami kejar terus. Hari ini dikabarkan sedang dalam perjalanan,” ungkapnya.
Tak hanya IPAL, material aluminium composite panel (ACP) juga belum tiba. Menurut informasi yang diterima, ACP akan datang pada Senin mendatang.
Suyanto, Direktur CV Renno Jaya mengaku sempat cemas terkait pemasangan IPAL.
Fabrikasi dan pembelian IPAL ditentukan dinas. Nilai anggaran IPAL mencapai sekitar Rp 300 juta.
”Tempat pemasangan IPAL sudah kami siapkan. Tinggal menunggu barang datang dan langsung dilakukan pemasangan,” kata Suyanto.
Keterlambatan pengiriman IPAL dan ACP membuat progres fisik proyek Puskesmas Jelakombo belum mencapai target.
”Apabila semua material datang pekerjaan bisa lebih dipercepat,” pungkasnya.(yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz