JombangBanget.id – Komisi C DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Puskesmas Jelakombo, Kecamatan Jombang, Jumat (25/7).
Proyek senilai Rp 5 miliar itu mengalami keterlambatan progres pekerjaan.
’’Tetap saja ada keterlambatan dan masih banyak pekerjaan yang belum selesai,’’ kata Ketua Komisi C DPRD Jombang, M Zahrul Jihad.
Hal ini tentu merugikan pemerintah dan masyarakat.
’’Kita akan secepatnya menjadwalkan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan dan penyedia jasa,’’ tegasnya.
Guna mengklarifikasi keterlambatan pengerjaan proyek puskesmas tersebut.
Sementara itu, Direktur CV Mulyojoyo, Suyanto, selaku pelaksana proyek Puskesmas Jelakombo, mengakui progres pekerjaan mengalami keterlambatan sekitar enam persen.
Ia mengaku sudah menerima undangan show cause meeting (SCM) atau rapat pemanggilan klarifikasi pertama.
’’Kami akui ada keterlambatan, saat ini minus enam persen. Tapi minggu ini kami mulai lembur malam hari untuk mengejar ketertinggalan. Sekarang sudah masuk tahap finishing,’’ kata Suyanto.
Proyek pembangunan Puskesmas Jelakombo memiliki nilai kontrak sebesar Rp 5 miliar.
Pengerjaan dimulai 6 Februari dan berakhir 5 Agustus 2025. Proyek ini dikerjakan CV Mulyojoyo dengan pengawasan CV Bola Sakti. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz