JombangBanget.id - Pengasuh Pesantren Putri Tebuireng sekaligus Ketua PCNU Jombang, KH Fahmi Amrullah Hadziq, menjelaskan pentingnya sedekah.
’’Sedekah bisa memanjangkan umur,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (24/7).
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Sedekah dapat menolak balak (mara bahaya) dan menjadikan umur panjang.
Alkisah, Nabi Dawud alaihissalam memiliki seorang sahabat. Malaikat Jibril turun ke bumi dan mengabarkan bahwa umur sahabat Nabi Dawud ini tinggal 50 hari lagi.
’’Wahai Nabi Dawud, berilah kabar kepada sahabatmu itu, bahwa ajalnya akan segera tiba. 50 hari lagi ia akan meninggal dunia,’’ kata Jibril.
Dengan berat hati, Nabi Dawud menyampaikan kabar tersebut.
’’Wahai sahabatku, sesungguhnya aku tak sampai hati untuk menyampaikan hal ini kepadamu. Namun Jibril memerintahkanku untuk mengatakan kepadamu bahwa ajalmu telah dekat. 50 hari lagi, engkau akan meninggalkan dunia ini,’’ ungkapnya.
Si sahabat ini pun sangat sedih. Dia belum ikhlas berpisah dengan Nabi dawud yang sangat dikasihinya. Namun, ia kemudian sadar dan tak mau larut dalam kesedihan.
Di sisa waktunya, ia bergegas untuk bersiap-siap menjemput ajal dengan penuh kerelaan.
Mulai hari itu, ia gunakan hari-harinya untuk lebih semangat dalam beribadah.
Hari demi hari silih berganti, hingga tibalah hari ke-50, waktu ajalnya tiba. Ia lantas menyiapkan makanan.
Baca Juga: Binrohtal: Penyakit Rohani Lebih Berat dari Fisik, Begini Penjelasannya
Bukan untuk ia makan, melainkan rencananya akan ia haturkan kepada Sang Nabi sebagai simbol penghormatan perpisahan.
Namun, di tengah perjalanannya menemui Nabi Dawud, ia berpapasan dengan seorang fakir yang kelaparan. Hatinya pun bimbang.
Di satu sisi, ia begitu iba dengan si fakir tersebut. Namun di sisi lain, makanan itu adalah hidangan perpisahan yang ia siapkan khusus untuk Nabi Dawud.
Ia lantas menghalau kebimbangannya dengan segera.
Sembari mengulurkan makanan yang ia bawa, dalam hati ia berkata, ’’Ah, mengapa aku mengedepankan egoku untuk memberi Nabi Dawud. Padahal jelas-jelas si faqir ini lebih membutuhkannya.’’
Si fakir lantas menyambut uluran tangan berisi makanan dengan penuh gembira. Sungguh dari raut mukanya terpancar kebahagiaan tak terkira.
Bak seorang nelayan yang tak sengaja menemukan harta karun emas permata. Segera saja, si fakir menyantap makanan hingga tak tersisa.
Setelah kejadian tersebut, Malaikat Jibril lantas diperintahkan oleh Allah ta’ala untuk memberi kabar kepada Nabi Dawud.
Bahwa berkah sedekah makanan sahabatnya itu, Allah SWT menunda ajalnya. Ia diberikan anugerah tambahan umur 50 tahun lamanya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz