Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kandang Kosong hingga Biogas Nganggur, DPRD Jombang Soroti Proyek Bantuan Kemendes PDTT

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 24 Juli 2025 | 21:14 WIB
MANGKRAK: Kondisi kandang ayam BUMDesma di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.
MANGKRAK: Kondisi kandang ayam BUMDesma di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.

JombangBanget.id – Program bantuan ternak dari Kemendes PDTT (sekarang Kemendes PDT) yang dikelola BUMDesma di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang menuai sorotan tajam dari DPRD Jombang.

Komisi A menilai sejak awal program senilai Rp 500 juta itu sudah bermasalah.

”Kesalahan mendasar sejak verifikasi. Sebelum bantuan turun, harus dipastikan penerima mampu merawat dan mengembangkan ternak,” ujar Andik Basuki Rahmat, anggota Komisi A DPRD Jombang.

Andik mengungkap sejumlah kejanggalan sejak pelaksanaan bantuan pada 2021.

Mulai dari pembelian 10 ekor sapi dan 500 ekor ayam, pembangunan kandang, hingga instalasi biogas yang mangkrak.

Tak hanya itu, sepuluh desa yang tergabung dalam BUMDesma turut menyertakan modal masing-masing Rp 50 juta per desa dari dana desa.

”Total dana desa yang dihimpun juga harus jelas penggunaannya, karena itu uang negara,” tegas politikus Golkar itu.

Ia menyebut, pengelolaan bantuan makin amburadul setelah sapi-sapi diketahui tak ada di kandang, bahkan beberapa mati.

Instalasi biogas pun dibiarkan mangkrak, dan direktur BUMDesma memilih mundur.

”Pelaporan keuangan juga tidak jelas. Ini kelihatan sekali kacau,” katanya.

Bahkan, saat kasusnya jadi atensi Kejaksaan Negeri Jombang, sapi-sapi dikembalikan ke kandang.

Baca Juga: Soal BUMDesma di Denanyar Jombang Mangkrak, Begini Kata Direktur

Melihat banyaknya masalah, Andik menyarankan bantuan dikembalikan, terlebih lagi saat ini seluruh sapi dan ayam tidak ada di kandang.

”Kalau tidak mampu mengelola, lebih baik dikembalikan agar tak jadi masalah hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan bantuan serupa dikelola lebih profesional.

”Kalau bantuan ternak, ya sebaiknya diberikan kepada peternak. Mereka lebih paham dan bisa mengembangkan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  program BUMDesma (badan usaha milik desa bersama) di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang yang diinisiasi Kemendes PDTT mangkrak. Padahal program ini menelan anggaran negara mencapai Rp 1 miliar.

Baik bantuan sapi maupun ayam petelur sudah raib. Yang tersisa bangunan kandang dan intalasi biogas yang nganggur.

Pantauan di lokasi, tampak bangunan kandang yang sebelumnya merawat sekitar 10 ekor sapi dan ratusan ekor ayam petelur bantuan dari Kemendes PDTT kini sudah kosong.

Telihat bangunan kandang tidak terawat. Di lokasi juga terpasang baner bertuliskan Penyerapan Aspirasi Masyarakat Reses 1 tahun 2022 anggota DPRD Jatim masa jabatan 2019-2024.

”Sudah lebih dari tiga bulan ini tidak ada kegiatan di situ, saya sendiri juga tidak tahu kenapa,” terang Uji, warga di lokasi, Kamis (17/7). (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#BUMDesMa #ayam #kemendes pdtt #denanyar #sapi #biogas #Jombang #kandang #dprd jombang