Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pemkab Jombang Akui Harga Beras Naik, Ini Langkah yang Disiapkan

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 8 Juli 2025 | 20:09 WIB
Ilustrasi beras
Ilustrasi beras

JombangBanget.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, tak menampik adanya kenaikan beras baik medium dan premium.

Tidak hanya di Jombang, kenaikan juga terjadi di daerah lain.

Pihaknya memprediksi, kenaikan harga ini lantaran belum masuk panen raya.

”Tidak hanya di Jombang yang mengalami kenaikan harga, di daerah lain harga beras juga naik,” ujar Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo saat dikonfirmasi.

Dirinya menambahkan, kenaikan harga sama. Untuk beras medium HPP(harga pokok penjualan) sebesar Rp 12.700 per kilogram (kg) menjadi Rp 14.000 per kg.

”Rata-rata kenaikan hingga Rp 1.000 lebih,” terangnya.

Dirinya memprediksi, kenaikan harga ini dikarenakan belum memasuki musim panen raya. Sehingga beras dari Bulog SPHP belum ada di pasaran.

”Karena beras Bulog belum ada, jadinya naik. Tapi untuk stok beras masih aman,” ungkapnya.

Wignyo mengaku, sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan operasi pasar pada bulan Mei hingga Juni untuk menekan harga sembako.

”Rencananya kami melakukan operasi pasar kembali pada Agustus mendatang,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak seminggu terakhir harga beras di tingkat eceran di Jombang merangkak naik.

Baca Juga: Target Tercapai, Serapan Gabah dan Beras Bulog Kancab Mojokerto Terbaik se-Jatim, Segini Capaian Lengkapnya

Untuk beras medium sebelumnya hanya Rp 13.000 per kilogram, kini tembus Rp 14.000 per kilogram, sementara beras premium kini tembus Rp 15.000 - Rp 16.000 per kilogram.

”Untuk harga eceran beras ciherang (jenis medium) sekarang Rp 14.000 per kilogram, sementara bramu (premium) Rp 15.000 per kilogram,” kata Luluk Hidayati, salah seorang pedagang Pasar Legi Jombang.

Kenaikan harga beras terjadi bertahap. Harga beras medium berangsur-angsur naik sejak Juni lalu, mulai Rp 12.500 per kilogram, kemudian naik Rp 13.000.

”Masuk awal Juli beras medium naik jadi Rp 14.000 per kilogram sampai sekarang,” imbuhnya.

Hal yang sama juga terjadi pada harga beras premium. Beras jenis bramu pada Juni lalu masih di kisaran Rp 14.000 per kilogram.

”Sekarang bramu naik jadi Rp 15.000 per kilogram, yang aroma pandan bahkan Rp 16.000 per kilogram,” bebernya.

Beban warga semakin bertambah, menyusul harga sejumlah komoditas sayuran juga terus mengalami kenaikan, terutama tomat dan cabai rawit.

”Sekarang tomat Rp 32.000 per kilogram, sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram,” terang kata Taniya Ramadani, pedagang sayuran Pasar Legi Jombang. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #Pemkab Jombang #operasi pasar #harga beras #harga beras naik #Jombang #naik