Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Renungan Minggu: Bekerja dan Bertindak Hati-Hati Supaya Berhasil dan Beruntung

Rojiful Mamduh • Minggu, 29 Juni 2025 | 16:21 WIB
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,

JombangBanget.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya bekerja dan bertindak hati-hati supaya berhasil dan beruntung.

’’Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung,’’ tuturnya mengutip Yosua 1:8.

Ada dua hal yang dicari setiap orang dalam hidup ini, yaitu bahagia dan berhasil.

Bahkan untuk mendapatkan kedua hal ini banyak orang melakukan dengan cara yang salah.

Dalam Mazmur 1:1-3, Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa bahagia dan berhasil itu ketika kita hidup tidak menurut nasihat orang fasik, tidak berdiri dijalan orang berdosa, tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi kesukaannya Firman Tuhan bahkan yang merenungkan Firman Tuhan siang dan malam.

Dalam Alkitab, ada banyak contoh orang-orang yang berhasil karena penyertaan Tuhan.

Kejadian 39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, "karena Tuhan menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat Tuhan berhasil."

Firman Tuhan ini adalah kisah Yusuf yang begitu banyak mengalami pergumulan dan masalah dalam hidupnya.

Dari sejak kecil Yusuf mendapatkan perlakuan yang berbeda dengan saudara-saudaranya, ia mendapatkan kasih sayang dari Yakub ayahnya karena Yusuf lahir di masa tuanya dan dari istri yang dikasihinya.

Oleh karena perlakuan yang berbeda pada Yusuf dari ayahnya, maka Yusuf mendapatkan kecemburuan dari saudara-saudaranya.

Dari hal rencana pembunuhan, dimasukkan lubang sumur, dijual ke Mesir dan sampai di Mesir yaitu di rumah Potifar difitnah dan masuk penjara.

Baca Juga: Renungan Minggu: Bukan Bangunan atau Sistem, Ini Warisan Paling Agung Tuhan Yesus Tinggalkan bagi Umatnya

Tapi Firman Tuhan jelas berkata, apa yang dikerjakan Yusuf dibuat Tuhan berhasil.

Yusuf menjadi orang kedua di Mesir setelah raja Firaun. Raja mempercayakan kekuasaan atas Mesir kepadanya.

Demikian juga dengan Daud, bahwa ia berhasil di segala perjalanannya sebab Tuhan menyertai dia, tertulis di kitab 1 Samuel 18:14.

Ayat bacaan kita di atas ditujukan Tuhan kepada Yosua. Yosua yang pada saat itu menggantikan posisi Musa untuk memimpin bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan.

Supaya Yosua berhasil dan beruntung maka Tuhan katakan harus bertindak hati-hati.

Bertindak hati-hati dimaksudkan adalah dengan "memperkatakan dan merenungkan Firman Tuhan."

Sebab dalam Firman Tuhan kita dituntun untuk melakukan segala sesuatu seperti yang Tuhan mau.

Bertindak hati-hati berarti "tidak sembrono, tidak suka-suka kita sendiri, tidak melakukan apa yang hanya kita sukai".

Tetapi sesuatu yang dipikirkan matang-matang. Bertindak hati-hati juga berarti tidak menyimpang ke kiri atau ke kanan, tetap ada di jalan-jalan Tuhan.

Seperti yang Tuhan mau itulah yang harus kita lakukan.

Tuhan mau setiap kita berhasil, dan Tuhan memberikan caranya kepada setiap kita yaitu minta penyertaan Tuhan dan bertindak hati-hati.

Jadi ada bagian Tuhan yaitu membuat kita berhasil dan ada bagian kita yaitu bekerja.

’’Pastikan setiap kita selalu ada dalam penyertaan Tuhan dan tetap bertindak hati-hati supaya Tuhan membuat kita berhasil dan beruntung. Tuhan Yesus memberkati selalu,’’ tegasnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#gpdi house of prayer #Renungan Minggu #beruntung #Berhasil #berhati-hati #Jombang #pendeta #Petrus Harianto