JombangBanget.id – Bangunan menara air Taman Ringin Contong di Jl KH Wahid Hasyim bakal punya wajah baru.
Dominasi warna hijau dan kuning yang kini bertengger di menara air landmark Jombang itu bakal dicat ulang.
Rencananya, warna penggantinya akan didominasi warna hijau dan merah.
Pantauan di lokasi, tampak sejumlah pekerja menggunakan scaffolding alias andang besi untuk mengecat bangunan yang didirikan tahun 1928 itu.
Mereka juga menggunakan paranet untuk melindungi agar cat tidak tumpah ke jalan.
Pengecatan dilakukan bertahap di bagian sisinya. Terlihat di salah satu titiknya, sisi menara air yang sebelumnya berwarna kuning sudah berganti warna menjadi hijau.
Petugas juga tampak hati-hati saat berpindah dari titik satu ke titik lain.
Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim menyampaikan, Ringin Contong mulai dicat pada 11 Juni dan ditarget tuntas 25 Juli mendatang. Adapun pekerja yang dilibatkan sebanyak delapan orang.
”Ya dikerjakan selama 45 hari kalender kerja,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin (24/6).
Ia mengatakan, pengecatan dilakukan untuk merawat bangunan agar tampak lebih cantik.
Apalagi, kondisi cat juga banyak yang mengelupas sejak terakhir dicat pada 2014 lalu.
Hasyim menambahkan, sesuai instruksi Bupati Jombang, warna menara air Taman Ringin Contong bakal diganti dengan warna ijo (hijau) dan abang (merah) sebagai representasi Kabupaten Jombang.
”Ya, sesuai instruksi Abah Bupati, agar warnanya diganti ijo abang sebagai khasnya Jombang,” tambahnya.
Selain didominasi warna hijau merah, ada juga warna tambahan berupa biru dan putih sebagai tambahan untuk mempercantik Ringin Contong.
Menurutnya, empat warna itu merupakan representasi dari misi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.
”Sedangkan tambahan sedikit biru dan putih membawa semangat Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,’’ papar dia.
Ia mengatakan, bangunan yang memiliki ketinggian 21 meter dan diameter tandon 11 meter tersebut terdiri dari empat lantai.
Sehingga pengecatan dilakukan hati-hati dan membutuhkan waku yang cukup lama.
”Pengecatan dilakukan bertahap dan pekerja juga menerapkan K3,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Ainul Hafidz