JombangBanget.id – Warga Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang mengeluhkan perbaikan penerangan jalan umum (PJU) yang terkesan asal-asalan.
Pasalnya, petugas hanya memasang beton penahan pada PJU yang hampir roboh.
Warga khawatir, PJU itu ambruk menimpa pengendara yang melintas.
’’Ini sempat doyong, lalu didirikan, dibenahi gitu oleh petugas Dishub. Tapi perbaikannya cuma ditahan dengan beton saja,’’ kata Emi Machillah, warga Perum Kurnia Asri Banjardowo, (9/6).
Tampak di lokasi, kondisi PJU memang telah berdiri dan tidak lagi doyong seperti sebelumnya.
Namun, warga heran dengan perbaikan yang terkesan asal-asalan.
’’Ini rawan tumbang menimpa pengguna jalan. Sebab, kalau kena angin berpotensi tumbang atau miring ke tengah jalan,’’ ucapnya.
Ia berharap, kondisi itu segera dibenahi dengan optimal. Bukan sekedar ditopang bebatuan.
’’Harusnya disemen supaya pondasi bawah tiang PJU kokoh dan tidak miring atau tumbang,’’ paparnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Jombang, Budi Winarno, membenarkan ada PJU doyong di Jl Raya Desa Banjardowo arah ke Kecamatan Megaluh. Pihaknya sudah melakukan perbaikan sementara.
’’PJU doyong sudah kita perbaiki,’’ ujarnya.
Baca Juga: Belanja Mobil Crane PJU Rp 1,7 Miliar, Dishub Jombang Mulai Survei Empat Penyedia
Perbaikan itu bersifat sementara lantaran butuh persiapan untuk perbaikan permanen.
’’Untuk perbaikan permanen kita lakukan besok kalau tidak lusa. Butuh persiapan, karena PJU itu harus dipotong dan dicor untuk membuat pondasi,’’ tegasnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz