Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ini Amalan dan Keutamaan Hari Arafah, Salah Satunya Waktu yang Mustajab untuk Berdoa

Rojiful Mamduh • Kamis, 5 Juni 2025 | 15:01 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Al-Fathimiyah Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang KH Abdulloh Rif'an Nasir LC, menjelaskan keutaamaan hari arafah (9 Dzulhijjah).

’’Salah satu keutamaan umat Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam adalah diberi waktu dan tempat tertentu dimana pahala amal dilipatgandakan,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (4/6).

Salah satunya pada hari arafah yang jatuh hari ini (5/6).

Nabi bersabda; Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.

’’Nabi juga bersabda; Puasa satu hari di bulan Dzulhijjah pahalanya seperti puasa dua bulan,’’ terangnya.

Barang siapa yang berpuasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayub alaihissalam atas musibahnya.

Dan barang siapa yang berpuasa pada hari arafah (9 Dzulhijjah) maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala Nabi Isa alaihissalam.

Baca Juga: Binrohtal: Ini Keutamaan dan Kemuliaan 10 Awal Dzulhijjah

Hari arafah merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik doa adalah doa pada hari arafah.

Pada hari ini, Allah SWT membentangkan rahmat-Nya, sehingga setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan.

’’Rasulullah berdoa pada sore hari arafah memohon rahmat untuk umatnya dan langsung dikabulkan oleh Allah SWT,’’ jelasnya.

Baca Juga: Binrohtal: Bukan Hanya Berkah Umurnya, Ini Kemuliaan dan Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Nabi bersabda; Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.

Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan; La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli sya-in qodir.

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.

Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu.

Malam Idul Adha (10 Dzulhijjah), juga merupakan malam yang mustajab untuk berdoa.

Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada malam yang lebih banyak Allah membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka selain malam Idul Adha.

Ada lima malam dimana doa tidak akan ditolak: Malam Jumat, malam Idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan Rajab dan malam pertengahan bulan Syakban.

Kita dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah pada malam tersebut.

Pada 10 Dzulhijjah kita dianjurkan menyembelih hewan kurban.

Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada amal anak Adam pada hari kurban yang lebih dicintai Allah daripada menyembelih hewan kurban.

Hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, dan rambutnya.

Kita juga mendapatkan pahala kebaikan untuk setiap helai bulunya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #keutamaan #doa #amalan #masjid #hari arafah #Binrohtal #Jombang #Waktu Mustajab Berdoa