Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hujan Deras dengan Intensitas Tinggi Masih Melanda Jombang, Begini Penjelasan BPBD

Achmad RW • Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:27 WIB
Hujan deras menggyur wilayah Kecamatan Tembelang, Jombang.
Hujan deras menggyur wilayah Kecamatan Tembelang, Jombang.

JombangBanget.id – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jombang mengimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir Mei.

”Dari data yang kami terima dari BMKG, memang cuaca ekstrem masih akan berlanjut setidaknya hingga 28 Mei 2025,” terang Plt Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas.

Ia menambahkan, sepanjang periode itu, Wiku menyebut hujan dengan intensitas tinggi masih akan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Tak terkecuali untuk Kabupaten Jombang.

”Prediksinya begitu memang, jadi kondisi cuaca masih akan cenderung hujan,” lontarnya.

Kondisi itu, disebutnya bisa berdampak ke sejumlah potensi bencana. Seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

”Jadi kita tetap memantau perkembangan lebih lanjut juga,” pungkasnya.

Terpisah, dari rilis yang diterima Jawa Pos Radar Jombang, BMKG Juanda memperingatkan terjadinya cuaca ekstrem hingga sepekan ke depan.

”Waspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir/kilat, angin kencang, dan puting beliung di wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang) pada periode 18-28 Mei 2025,” tulis Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Taufiq Hermawan dalam rilis tertulisnya.

Sesuai kalender saat ini masuk musim kemarau, Jawa Timur kini sedang dalam masa pancaroba sehingga potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

Baca Juga: Banjir di Tiga Desa Ini Belum Surut, Begini Penjelasan BPBD Jombang

Selain itu, adanya pola belokan angin dan pertemuan angin di Laut Jawa, serta terdapat gangguan atmosfer berupa gelombang MJO dan gelombang Low yang diprakirakan akan melintas wilayah Jawa Timur, sehingga mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan yang intens.

”Selain itu, kondisi atmosfer lokal yang masih labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas di wilayah Jawa Timur mendukung untuk pertumbuhan awan Cumulonimbus yang cukup signifikan,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#bmkg #Mei #prediksi cuaca #cuaca ekstrem #hujan deras #BPBD Jombang