JombangBanget.id – Kondisi jalan poros kecamatan di perbatasan Desa Bangsri dan Desa Gebangbunder, Kecamatan Plandaan, Jombang rusak berat.
Di salah satu ruasnya, kondisi permukaan jalan bergelombang dan dipenuhi kubangan air.
Selain mengganggu aktivitas perekonomian warga, juga membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, Kamis (16/5) pagi, kondisi jalan kabupaten ini rusak berat.
Sekitar 200 meter permukaan jalan dipenuhi kubangan air yang menganga lebar dan dalam.
Kondisi ini diperparah dengan jalanan yang becek menjadikan jalanan ini semakin membahayakan pengguna jalan.
Kondisi ini menganggu aktivitas warga, baik petani, pelajar juga pedagang keliling dan lainnya.
”Setiap habis hujan kondisinya begini, pasti jadi blumbang,” terang Kamad, warga setempat.
Ia menyebut, kerusakan jalan sudah berlangsung lama. Dulunya permukaan jalan itu mulus tertutup aspal.
Namun, kini kondisinya rusak berat, terlebih saat malam hari jalanan gelap.
”Bagian tengah yang rusak parah, yang dekat dengan Gebangbunder sudah dicor, sementara yang dekat Bangsri, sudah dipaving juga,” lontarnya.
Baca Juga: Dewan Minta Pemkab Gerak Cepat Atasi Jalan Rusak di Sejumlah Wilayah Jombang
Setiap harinya, jalan tersebut banyak dilalui warga. Ia berharap, perbaikan bisa segera agar pengguna jalan juga lebih nyaman.
”Ya semoga segera diperbaiki, ditambah diberi juga PJU, karena masih nol juga di sana,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiadji tak menampik kerusakan jalan di ruas tersebut.
Pihaknya juga memastikan jika status jalan itu merupakan jalan kabupaten.
”Memang kondisinya rusak di sana. Dan di tahun ini belum ada paket perbaikan jalan di sana,” ungkapnya.
Kendati tak ada paket rehabilitasi, pihaknya menyebut perbaikan jalan akan tetap dilakukan di sana.
”Bisa diperbaiki, kemungkinan ya bisa lewat pemeliharaan, dengan pengurukan LPA,” lontarnya.
Kendati demikiaan, pihaknya menyebut perbaikan itu masih harus bergantung dengan antrean perbaikan jalan yang ada.
”Tetap menunggu antrean dulu, memperhatikan juga skala prioritas,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz