JombangBanget.id - Penanganan tanggul jebol di saluran Sekunder Pilang Hilir Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang mulai berjalan.
Petugas gabungan dari Dinas PUPR Jombang, Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim, TNI, Polri, dan BPBD Jombang diterjunkan ke lokasi untuk menutup titik tanggul jebol.
Pantauan di lokasi, panjang jebolan tanggul semakin meluas mencapai sekitar 10 meter.
Sejak pagi, petugas gabungan sudah bekerja memperbaiki tanggul. Terlihat satu unit alat berat berupa ekskavator juga didatangkan ke titik tanggul jebol.
Petugas bahu-membahu memasang tiang kayu atau dolken untuk perkuatan tanggul. Selain itu, nampak material gedeng guling juga sudah siap di lokasi.
”Jadi hari ini kita mulai untuk penutupan kembali tanggul yang putus dengan tanggul darurat, material dan peralatan sudah didatangkan,” terang Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi di lokasi.
Bayu menyebut, di hari pertama, petugas akan fokus melakukan pemancangan sejumlah dolken atau tiang kayu.
Selanjutnya akan diperkuat dengan pemasangan gedek guling dan sand bag dan jumbo bag.
”Fokusnya hari ini masih pemasangan dolken dulu, setelah itu gedek guling dipasang kemudian mulai ditumpuk dengan karung atau sand bag dan jumbo bag juga diperlukan,” terangnya.
Ia menyebut, dari identifikasi awal, kerusakan tanggul di Sekunder Pilang Hilir diduga dikarenakan adanya rembesan air.
”Kebetulan tanggulnya memang pasir, dan kondisinya sudah kritis, kemungkinan ada air merembes dari pipa atau apa sehingga jebol itu,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz