Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Huntara untuk Korban Longsor Wonosalam Siap Dihuni, Bupati Jombang: Semua Kebutuhan Rumah Sudah Terisi

Anggi Fridianto • Minggu, 27 April 2025 | 20:08 WIB
RAMPUNG: Bupati Jombang Warsubi menyerahkan kunci hunian sementara warga terdampak longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam, Jombang, Jumat (25/4).
RAMPUNG: Bupati Jombang Warsubi menyerahkan kunci hunian sementara warga terdampak longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam, Jombang, Jumat (25/4).

JombangBanget.id - Pembangunan hunian sementara (huntara) warga terdampak longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang akhirnya rampung.

Sebanyak 19 unit huntara untuk 19 kepala keluarga (KK) diserahkan oleh Bupati Jombang Warsubi, kepada warga, Jumat (25/4).

Huntara bukan sekadar tempat tinggal sementara yang layak bagi korban longsor. Tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kembali optimisme masyarakat setempat.

’’Sebanyak 19 unit huntara dari total 28 unit yang disiapkan kini telah rampung dan siap dihuni. Sisanya sembilan unit masih dalam proses,’’ kata Warsubi.

Pembangunan huntara untuk warga terdampak longsor merupakan prioritas dalam 100 hari kerja.

’’Daripada masyarakat berada di posko pengungsian, kami prioritaskan huntara yang sudah jadi ini untuk segera bisa ditempati,’’ ucapnya.

Usai diserahkan, Pemkab Jombang tak akan lepas tangan. Namun akan dilakukan evaluasi ke depannya.

’’Sambil berjalan, kita bisa mengevaluasi kebutuhan riil yang dibutuhkan oleh warga. Dan yang terpenting, saudara-saudara kita agar tidak terus tidur dalam kondisi darurat, kasihan,’’ tandasnya.

Penyerahan 19 unit huntara ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kabupaten Jombang bergerak cepat melengkapi huntara dengan perabotan rumah tangga yang layak  dengan anggaran dari belanja tidak terduga (BTT) mencapai Rp 145 juta.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang memegang tanggung jawab penuh atas pembangunan fisik huntara dengan anggaran Rp 1 miliar.

Baca Juga: Lahan Ini Rencananya Dipakai Huntara Korban Longsor Wonosalam Jombang

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berperan aktif dalam mengkoordinasikan seluruh proses.

’’Alhamdulillah, semua kebutuhan rumah hari ini sudah terisi. Ini berkat kerja sama yang solid dari semua pihak, terima kasih semuanya,’’ ucapnya.

Bupati Warsubi memberikan pemahaman bahwa solusi ini bersifat sementara.

’’Untuk saat ini, kondisi masih darurat. Sabar nggih, sambil kita menunggu proses pengadaan tanah untuk pembangunan hunian tetap. Kami berharap huntara ini bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi saudara-saudara kita,’’ jelasnya.

Salah seorang warga penerima huntara, Ja'i, mengungkapkan rasa syukurnya. Tampak anak anaknya terlihat gembira bisa menempati huntara.

’’Alhamdulillah, saya dan bapak ibu lainnya disini sudah dibantu diberikan hunian sementara oleh Bapak Bupati. Terima kasih, kami sangat bersyukur. Semoga kami semua kerasan hingga sampai nantinya mendapatkan hunian tetap,’’ ungkapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Bupati Jombang #Dihuni #huntara #Wonosalam #korban longsor #Warsubi #Jombang #Bupati