Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Banyak Ibadah, Namun Gampang Menyakiti Orang Lain kelak di Akhirat akan Jadi Orang Bangkrut

Rojiful Mamduh • Selasa, 22 April 2025 | 12:24 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Baiturrahim, Bandung, Diwek, Jombang, Gus Nurul Asrofi Sayuthi, menjelaskan larangan menyakiti orang lain.

’’Meskipun ibadahnya baik, kalau mudah menyakiti orang lain maka tempatnya di neraka,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (18/4).

Suatu ketika ada orang sowan Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dia bertanya: ’’Wahai Rasulullah, sesungguhnya fulanah (seorang wanita) rajin mendirikan salat malam, gemar puasa di siang hari, mengerjakan (kebaikan) dan bersedekah, tapi sering menyakiti tetangganya dengan lisannya.”

Rasulullah berkata: ’’Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka.’’

Orang itu berkata lagi: ’’Fulanah (wanita lainnya) hanya mengerjakan salat wajib, dan bersedekah dengan beberapa potong keju, tapi tidak (pernah) menyakiti seorang pun.”

Rasulullah berkata: ’’Dia adalah penghuni surga.’’

Orang yang banyak ibadah namun gampang menyakiti orang lain kelak di akhirat akan menjadi orang muflis alias bangkrut.

Nabi bersabda; Orang yang menderita bangkrut berat dari umatku adalah orang yang dibangkitkan di hari kiamat dengan membanggakan amal ibadahnya yang banyak.

Ia datang dengan membawa pahala salatnya yang begitu besar, pahala puasa, pahala zakat, sedekah, amal dan sebagainya.

Tetapi kemudian datang pula menyertai orang itu, orang yang dulu pernah disakiti, dizalimi, dicaci maki, pernah dituduh berbuat jahat, orang yang hartanya pernah dimakan olehnya, orang yang pernah ditumpahkan darahnya.

Baca Juga: Binrohtal, Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Maka Dia Seperti Puasa Setahun Penuh

Pahala amal orang itu akhirnya diberikan kepada semua yang pernah dianiaya orang tersebut.

Sehingga pahala amal kebaikannya habis. Setelah amal kebaikannya habis, maka diambillah dosa dan kesalahan dari orang-orang yang pernah dianiaya, kemudian diberikan kepadanya.

Sehingga akhirnya dia dicampakkan ke dalam neraka.

Makanya Allah subhanahu wa ta’ala melarang kita menyakiti orang lain.

Baik dengan tangan, lisan, tulisan maupun perbuatan. Sebagaimana disebutkan dalam QS Al Ahzab 58.

Orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, sungguh, mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.

’’Termasuk menyakiti orang lain yakni mencaci, memaki, memberi komentar yang buruk dan menyebarkan berita bohong di medsos,’’ ucap Gus Asrofi.

Dengan ibadah puasa dan tarawih di bulan Ramadan, Allah SWT mengampuni dosa-dosa yang berhubungan dengan Allah SWT.

Dengan silaturahmi, bermaafan di bulan Syawal, Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita yang berhubungan dengan sesama manusia.

’’Maka mulai sekarang, praktikkan sabda Nabi; Siapa yang beriman dengan Allah SWT dan hari akhir, maka berkatalah yang baik atau diam,’’ tegasnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #ibadah #masjid #bangkrut #akhirat #Binrohtal #orang lain #menyakiti