Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Ini Tanda Orang Bertakwa dalam Alquran Surah Ali Imron 134

Rojiful Mamduh • Rabu, 9 April 2025 | 13:35 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ustad Misbahul Mujtahidin Alhafiz, menjelaskan hasil gemblengan puasa.

’’Setelah berpuasa selama 30 hari, kita seharusnya menjadi pribadi yang lebih sabar, mampu mengendalikan diri, berakhlak dan baik dalam hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia,’’ terangnya, saat khotbah Idul Fitri di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (31/3).

Tujuan berpuasa sebagaimana diperintahkan dalam QS Albaqarah 183 yakni menjadi orang bertakwa.

Tanda bertakwa sebagaimana disebutkan dalam QS Ali Imron 134 ada empat.

Pertama, orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.

Kedua, orang-orang yang menahan amarahnya.

Ketiga, memaafkan (kesalahan) orang.

Keempat, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Alkisah, ada seorang budak melayani khalifah. Budak ini hendak menyuguhkan minuman kepada khalifah.

Tapi ternyata, si budak menumpahkan gelasnya hingga pecah. Si khalifah hendak marah.

Namun si budak membaca QS Ali Imron 183. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Si budak kemudian membacakan ciri orang bertakwa yang disebutkan dalam QS Ali Imron 184.

Orang-orang yang menahan amarahnya. Si khalifah kemudian menahan amarahnya, tidak jadi memarahi si budak.

Si budak melanjutkan ciri orang bertakwa yakni memaafkan kesalahan orang. Si khalifah kemudian mengatakan sudah memaafkan si budak.

Namun si budak tetap membacakan ciri orang bertakwa berikutnya yakni Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Si khalifah lalu bilang, detik itu juga dia memerdekakan si budak. 

Si budak kemudian membacakan ciri orang bertakwa lagi;  Orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.

Si khalifah kemudian memberinya uang.

Jadi karena si khalifah orang bertakwa, maka budak yang menumpahkan minuman tidak jadi dimarahi, tapi justru dimaafkan, di merdekakan bahkan diberi uang.

Jika puasa kita sukses dan menjadi orang yang bertakwa, mestinya juga bisa seperti itu.

Ketika ada orang yang membuat kita marah, kita bisa menahan diri tidak memarahinya.

Memaafkannya. Berbuat baik kepadanya. Bahkan memberinyang uang.

Tapi ini berat. Makanya hanya orang bertakwa yang bisa. Dan memang berat, karena itu Allah SWT memberi balasan surga.

Kalau mudah dan ringan, maka hadiahnya rantang. hehe. (jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #takwa #bertakwa #puasa #masjid #alquran #Binrohtal #Jombang #ali imron #tanda