JombangBanget.id – Volume sampah di Jombang meningkat drastis selama libur Lebaran.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, mencatat ada kenaikan rata-rata 28 ton per hari atau 18 persen dibanding hari-hari biasa.
”Mulai ada kenaikan sampah rumah tangga itu pada Sabtu (29/3) lalu, waktu awal cuti bersama,” ujar Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau DLH Jombang Amin Kurniawan, Senin (7/4).
Pada awal cuti Lebaran ada kenaikan hingga 28 ton sampah atau 18 persen dari hari biasa.
Dari yang sebelumnya atau hari biasa 157,3 ton menjadi 185,7 ton.
”Memang ada peningkatan sampah yang cukup signifikan itu H-2 sampai H+ 2 Lebaran,” katanya.
Sementara pada H+3 hingga H+5 Lebaran juga terjadi peningkatan sebesar 13 ton per hari atau 9 persen.
”Mungkin peningkatan terjadi diawal karena ada budaya kita bersih-bersih rumah sebelum Lebaran,” tegasnya.
Meski begitu, dibanding Lebaran tahun lalu, untuk tahun ini tidak ada peningkatan yang signifikan.
”Jadi beberapa hari saja peningkatan, justru setelah H+2 Lebaran mengalami penurunan,” katanya.
Pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan langsung mengirimkan sampah-sampah itu ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Banjardowo.
”Meski ada sampah-sampah langsung bisa teratasi,” tegas Amin.
Dia berharap, masyarakat bijak untuk mengelola atau membuang sampah.
’’Intinya, jangan sampai membuang sampah di bahu jalan apalagi di sungai,” pungkasnya. (yan/fid)
Editor : Ainul Hafidz