JombangBanget.id – Durasi waktu traffic light (TL) persimpangan jalan di Jombang selama mudik Lebaran diatur ulang.
Ini dilakukan sebagai antisipasi agar kendaraan tak menumpuk di jalur utama.
’’Ada beberapa yang diubah menjelang hari H Lebaran, terutama di enam TL,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dihsub) Jombang, Budi Winarno, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Johan Kartika.
Rinciannya, persimpangan Desa Sentul, Kecamatan Tembelang. Menuju gerbang tol (GT) Jombang di Kecamatan Tembelang dan Bandarkedungmulyo.
Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. Serta Desa Cukir dan Ceweng Kecamatan Diwek.
’’Diutamakan jalur utama, mulai dari jalan nasional dan jalan provinsi. Durasi waktu lampu hijaunya ditambah, yang awalnya 30 detik menjadi 60 detik atau satu menit,’’ imbuhnya.
Khusus untuk di luar jalur utama atau sisi jalan kabupaten, durasi waktu lampu merah yang ditambah.
’’Dari sisi jalan kecil lampu merahnya lebih lama, bisa hampir dua menitan,’’ ujar Johan.
Khusus TL di GT Bandarkedungmulyo, tak diberlakukan. ’’Di Bandarkedungmulyo sudah dimatikan, jadi sudah flashing atau kedip kuning saja,’’ terangnya.
Perubahan itu berlaku sejak hari H Lebaran. Sebab, diprediksi puncak kendaraan yang melintas di jalur utama hari H hingga H+7 Lebaran.
’’Untuk mudik atau H-1 biasanya masih cenderung aman,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Didominasi Roda Dua, Arus Mudik H-3 Lebaran di Jombang Ramai Lancar
Sejumlah lampu TL nantinya bakal kembali diubah ketika terjadi kemacetan di jalur utama.
’’Jadi kondisional di lapangan, misalnya jalur utama macet, maka hanya kedip kuning saja. Lampu merah dan hijaunya tidak nyala,’’ urai Johan. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz