JombangBanget.id – H-2 jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H, kondisi arus lalu lintas di jalur arteri nasional di Jombang terpantau lancar, (29/3).
Jumlah volume kendaraan yang melintas memang meningkat, namun secara umum belum terjadi kemacetan.
Salah satunya, terpantau di Jalan Raya Bandarkedungmulyo. Tampak sepanjang jalan ramai lancar.
Hanya beberapa kali sempat terjadi penumpukkan khususnya di persimpangan Kereta Api (KA) Bandarkedungmulyo.
Kastlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, menyampaikan, arus lalu lintas di H-2 Lebaran, terpantau lancar.
’’Sejauh ini laporan arus lalin lancar,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Di beberapa titik memang rawan terjadi kepadatan. Khususnya di jalur rel kereta api Bandarkedungmulyo.
’’Karena disitu memang ada double track (dua jalur rel kereta api),’’ tambahnya.
Pantauan arus lalin di jalan provinsi wilayah Kecamatan Tembelang maupun di Jalan Raya Ploso dari arah Lamongan juga terpantau lancar.
’’Alhamdulillah di wilayah utara juga lancar,’’ terangnya.
Pada H-2 Lebaran, memang terjadi peningkatan volume kendaraan yang didominiasi warga setempat yang ingin bepergian ke pasar hingga pusat perbelanjaan untuk kebutuhan Idul Fitri.
Baca Juga: Jalur Alternatif Mudik Lebaran di Tembelang Rusak, Begini Respons Pemkab Jombang
Selain itu, beberapa warga yang ingin mudik menggunakan kendaraan roda dua juga menghiasi jalan. ’’Namun belum ada peningkatan signifikan,’’ terangnya.
Arus lalin dari arah Surabaya yang melintas di jalan nasional jurusan Surabaya-Madiun tepatnya di wilayah Kecamatan Mojoagung, juga terpantau lancar dan belum ada lonjakan signifikan.
Meski demikian, polisi bersama pihak terkait tetap siaga bertugas di masing masing pos pelayanan. ’’Laporan arus lalin di Mojoagung juga lancar,’’ ucapnya.
Rita mengimbau, bagi masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi untuk selalu memperhatikan keselamatan.
Utamanya, memeriksa kondisi kendaraan, kesehatan pengemudi dan penumpang hingga akses jalan.
’’Masyarakat yang dalam perjalanan mudik, utamakan keselamatan, patuhi peraturan lalu lintas. Apabila lelah, mengantuk segera istirahat di pos pengamanan atau pos pelayanan yang didirikan polisi ataupun rest area. Jangan dipaksakan berkendara saat lelah atau ngantuk karena sangat berbahaya,’’ jelasnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz