Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Kiat Kembali Tanpa Dosa

Rojiful Mamduh • Rabu, 26 Maret 2025 | 15:02 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

Jombangbanget.id - SAAT ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Selasa (25/3), Pengasuh Pondok Pesantren Halimiyah Tambakberas, KH Lukman Hakim, menjelaskan amalan yang bisa menghapus semua dosa.

Sehingga usai Ramadan, kita seperti baru terlahir dari rahim ibu dengan tanpa dosa. ’’Ada tiga amalan yang harus kita lakukan jika ingin kembali ke fitrah alias tanpa dosa seperti saat kita dilahirkan,’’ tuturnya.

Pertama, puasa Ramadan dan salat tarawih. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Siapa yang siang harinya puasa Ramadan dan malamnya salat karena Allah SWT, maka semua dosanya akan dihapus seperti saat dia baru dilahirkan.

’’Puasa ini ibadah yang sangat istimewa,’’ kata Kiai Lukman. Puasa dilaksanakan sepanjang waktunya. Waktu salat Subuh sekitar satu jam.

Namun salat kita rata-rata hanya lima menit. Waktu salat Duhur tiga jam, namun salat kita juga cuma lima menit. Waktu salat Isya sekitar delapan jam. Namun salat kita juga cuma lima menit.

Ini berbeda dengan puasa yang pelaksanaannya sepanjang waktunya. Waktu puasa mulai Subuh sampai Magrib.

’’Ibadahnya puasa, juga sepanjang itu. Mulai Subuh sampai Magrib,’’ terangnya. Selama 14 jam kita tidak makan, tidak minum dan tidak hubungan suami istri.

’’Inilah sebabnya, walaupun saat puasa kita tidur, tetap dicatat ibadah. Karena memang kita sudah dalam kondisi ibadah puasa,’’ jelasnya.

Kedua, membayar zakat fitrah. ’’Zakat fitrah ini untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada dalam puasa kita,’’ tegasnya.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Puasa kita tidak akan diterima Allah subhanahu wa ta’ala sebelum kita membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah wajib dibayar oleh semua orang yang menangi hidup di bulan Ramadan. ’’Zakat fitrah ini untuk membersihkan dari kotoran yang tidak kelihatan,’’ terangnya.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada lima hal yang merusak pahala puasa. Bohong, menggunjing, sumpah palsu, mengadu domba dan melihat dengan syahwat.

Baca Juga: Binrohtal, Makna dan Urgensi Tobat

Selama Ramadan, sedikit banyak kita melakukan kelimanya. Sehingga menjadi noda yang mengotori puasa kita. Nah, zakat fitrah akan membersihkan noda-noda yang mengotori puasa kita.

Ketiga, minta maaf pada sesama manusia. Selama puasa, bisa jadi kita berbuat salah kepada orang lain. Misalnya dengan menggunjingnya atau membicarakan aibnya. Nah, kita harus minta maaf kepada orang tersebut agar dosanya dihapus oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Makanya jika sekarang kita puasa di siang hari dan tarawih di malam hari. Lalu membayar zakat fitrah. Kemudian minta maaf pada sesama dengan halalbihalal, maka semua dosa kita akan dihapus. Sehingga saat Syawal kita bersih dari dosa seperti saat baru dilahirkan dari rahim ibu. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #Binrohtal #Jombang'Kabuh-Tapen