Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Makna dan Urgensi Tobat

Rojiful Mamduh • Kamis, 20 Maret 2025 | 12:14 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ustad Agung Bahroni, menjelaskan pentingnya tobat.

’’Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung,’’ tuturnya mengutip QS An-Nur 31, saat ngaji usai salat tarawih di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (7/3).

Tobat adalah kewajiban bagi setiap orang yang beriman.

Bertobat bukan hanya untuk orang yang merasa telah banyak berbuat dosa besar, tetapi juga untuk kita yang terkadang melakukan kesalahan kecil yang mungkin kita anggap sepele.

Tobat adalah sarana untuk membersihkan hati kita, menghapus dosa-dosa, dan memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT.

Dalam kehidupan yang penuh dengan godaan, kita sebagai manusia tidak pernah luput dari kesalahan.

Namun, Allah SWT membuka pintu tobat seluas-luasnya untuk kita kembali kepada-Nya.

Allah SWT berfirman dalam QS At-Tahrim 8. Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat nasuha.

Mudah-mudahan Tuhanmu menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.

Tobat nasuha adalah tobat yang disertai dengan penyesalan mendalam, niat untuk tidak mengulangi dosa yang sama, dan usaha yang keras untuk memperbaiki diri.

Sebagai contoh, seseorang yang sering melakukan perbuatan dosa, misalnya berbohong, harus bertekad untuk tidak mengulanginya lagi dan berusaha untuk jujur dalam segala hal.

Itulah tobat yang sejati—ketulusan hati yang disertai dengan perubahan nyata dalam kehidupan.

Tobat memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik di dunia maupun di akhirat.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa salalm bersabda: Barang siapa yang bertobat sebelum matahari terbenam dari arah barat, maka Allah akan menerima tobatnya.

Ini mengingatkan kita bahwa tidak ada kata terlambat untuk bertobat.

Selama kita masih diberi kesempatan hidup, Allah SWT akan menerima tobat kita asalkan dilakukan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh.

Tidak ada dosa yang terlalu besar bagi Allah untuk diampuni, kecuali dosa syirik, yaitu menyekutukan Allah.

Rasulullah bersabda: Setiap anak Adam itu pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertobat.

Orang yang bertobat dengan sungguh-sungguh adalah orang yang terbaik di sisi Allah SWT.

Tobat bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga meningkatkan kualitas ibadah kita.

Ketika kita bertobat, kita akan merasakan kedamaian dalam hati karena telah memperbaiki hubungan kita dengan Allah.

Hati yang bersih dari dosa akan lebih mudah menerima petunjuk Allah dan lebih khusyuk dalam beribadah.

Tobat adalah salah satu kunci keselamatan kita di dunia dan akhirat. Di dunia, tobat akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik, lebih tenang, dan lebih damai.

Ketika kita kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan, kita akan merasa lebih ringan dan hati kita lebih lapang.

Di akhirat, tobat menjadi penentu keselamatan kita. Allah berjanji akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan memasukkan mereka ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Albqarah 222. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#tobat #Polres Jombang #masjid #Urgensi #Binrohtal #Jombang #makna