Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Alquran Bisa Melahirkan Kebahagiaan di Dalam Hati

Rojiful Mamduh • Selasa, 18 Maret 2025 | 13:46 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ustad Hambali, menjelaskan pengaruh Alquran dalam kehidupan manusia.

’’Ketika orang beriman membaca dan mendengar Alquran, maka ada perubahan positif di dalam hatinya dengan peningkatan kualitas iman dan implementasi iman dalam bentuk perilaku baik yang mencerminkan Alquran,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Annur Satlantas, Polres Jombang, Jumat (16/3).

Alquran juga bisa melahirkan kebahagiaan di dalam hati mereka karena dapat membimbing mereka ke jalan yang benar.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Al Anfal ayat 2.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Ayat-ayat Alquran sangat mudah dipahami. Bahkan orang kafir pun bisa memahaminya. Sebagaimana kisah masuk Islamnya Umar bin Khattab radiyallahu anhu

Umar mendengar Khabbab bin al-Arat membacakan surat Thaha kepada Fatimah bin Khatthab.

Umar meminta Fatimah menyerahkan lembaran surat Thaha kepadanya untuk dibaca. Setelah Umar membacanya, ia berkata, ’’Betapa indah dan mulia bacaan ini.’’

Setelah itu, Umar meminta Khabbab menemaninya menghadap Nabi untuk masuk Islam. 

Kisah ini menggambarkan bahwa dengan keimanan dan kesucian hati, membaca dan mendengarkan Alquran akan mempengaruhi perilaku seseorang.

Hal ini ditegaskan Allah SWT dalam QS Attaubah ayat 124-125.

Baca Juga: Binrohtal, Keajaiban Sedekah

’’Apabila diturunkan suatu surah, di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang berkata, ‘Siapakah di antara kamu yang bertambah imannya dengan (turunnya) surah ini?’

Adapun (bagi) orang-orang yang beriman, (surah yang turun) ini pasti menambah imannya dan mereka merasa gembira.

Adapun (bagi) orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, (surah yang turun ini) akan menambah kekufuran mereka yang telah ada dan mereka akan mati dalam keadaan kafir.’’

Alquran adalah kitab suci umat Islam yang merupakan sumber hukum dan pedoman kehidupan di dunia.

Alquran tidak sebatas bahan bacaan yang melahirkan kebaikan atau pahala dari setiap huruf yang dibaca.

Alquran juga merupakan kitab yang harus dibaca dengan penuh keimanan dan kesucian hati agar melahirkan karakter mulia.

Di sisi lain, orang yang tidak memiliki keimanan dan kesucian hati akan menolak kebenaran Alquran.

Mereka menganggap bahwa Alquran hanya sebatas bacaan biasa, bahkan mencemooh Alquran sebagai buatan manusia, sebagai karya syair manusia, dan sebagai sihir.

Suasana hati membuat seseorang dapat menentukan sikap dalam merespons sesuatu. Ketika hati dalam keadaan baik, maka apapun yang datang akan disikapi dengan baik.

Alquran adalah mukjizat. Untuk menghidupkannya dalam karakter manusia, ia harus bisa membersihkan hatinya dari sifat-sifat buruk.

Syekh al-Sya’rawi menyatakan; Alquran satu, tetapi yang menerimanya berbeda-beda.

Satu orang menerima Alquran dengan hati yang bersih dan penuh keridaan, sedangkan orang lain menerimanya dengan menentang dan hati yang tertutup, seakan-akan ia tidak mendengar Alquran.

Oleh karena itu, permasalahannya terletak pada perilaku dan menyikapinya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #dalam kehidupan #Pengaruh #hati #manusia #masjid #alquran #Binrohtal