Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Mahasiswa S2 Universite Paris 8 Jadi Tamu Spesial Unipdu Jombang, Perkenalkan Budaya dan Pendidikan di Prancis

Anggi Fridianto • Kamis, 13 Maret 2025 | 15:34 WIB
TAMU UNDANGAN: Achraf Bourarach, mahasiswa S2 Universite Paris 8 Perancis yang magang di Unipdu menjadi narasumber di Kajian Ramadan Unipdu, Selasa (11/3).
TAMU UNDANGAN: Achraf Bourarach, mahasiswa S2 Universite Paris 8 Perancis yang magang di Unipdu menjadi narasumber di Kajian Ramadan Unipdu, Selasa (11/3).

JombangBanget.id – Achraf Bourarach, mahasiswa S2 Universite Paris 8 Prancis yang magang di Unipdu menjadi tamu spesial pada kajian Ramadan yang bertempat di Islamic Center Unipdu, Selasa (11/3).

Didampingi, Dr Hj Afifa S. Zulfikar SS MSc, ia mengenalkan banyak hal tentang budaya dan sistem pendidikan di Prancis.

Sebagai warga muslim, Achraf Bourarach menceritakan ketertarikannya belajar dunia kepondokan di Ponpes Darul Ulum Jombang.

Ia akan belajar, sekaligus mengajar di Unipdu selama enam bulan ke depan.

’’Total populasi penduduk warga negara Prancis ada 70 juta dengan 15 persennya warga muslim,’’ ujarnya.

Di Perancis banyak universitas berkualitas tingkat dunia yang menyediakan berbagai jurusan mulai teknik, gastronomi, sains dan lain-lain.

Untuk itu, bagi warga Indonesia khususnya civitas akademik Unipdu Jombang jika ingin belajar di Prancis, syarat utama wajib bisa berbahasa Prancis.

’’Belajar bahasa Perancis sangat penting,’’ tambahnya.

Di Prancis, biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) termasuk paling murah dibandingkan di beberapa negara Eropa. Sebab, di Prancis pemerintah memberikan banyak subsidi untuk pendidikan.

”Di sana juga ada beasiswa yang bisa didapat mahasiswa. Bahkan, untuk mahasiswa yang mendapatkan beasiswa juga akan mendapatkan uang saku senilai 500 – 800 euro,’’ terangnya.

Warga Prancis sangat suka berjalan kaki. Untuk menempuh kampus, tempat publik dan fasilitas umum, mereka lebih sering berjalan kaki.

Baca Juga: Ramadan Jadi Momen Tingkatkan Wawasan Keilmuan, Begini Pesan Wakil Rektor Unipdu Jombang

Kecuali menuju wilayah yang membutuhkan akses cukup jauh, mereka menggunakan transportasi publik dengan  fasilitas yang nyaman. ”Ada kereta, bus, dan lain lain,’’ paparnya.

Terpisah, Rektor Unipdu Jombang, Dr dr HM Zulfikar As'ad MMR, mendorong mahasiswa Unipdu untuk belajar setinggi tingginya.

Salah satunya mengejar beasiswa untuk menempuh S2 di Prancis.

”Kita sudah fasilitasi mahasiswa lewat pusat studi bahasa (PSB) Unipdu serta Lesehan Perancis. Silakan dimanfaatkan untuk bisa menunjang kompetensi mahasiswa,’’ terangnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#prancis #budaya #Mahasiswa #Pendidikan #Jombang #paris #UNIPDU Jombang