Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Puasa Jadi Jalan Menuju Hamba Istimewa

Rojiful Mamduh • Sabtu, 8 Maret 2025 | 12:48 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Mudir Ma’had Aly Tebuireng, Jombang, Dr KH Achmad Roziqi, menjelaskan manfaat puasa.

’’Puasa merupakan jalan menuju hamba istimewa,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (6/3).

Ramadan memiliki sejuta keistimewaan. Waktunya sangat berharga, nilai ibadah di dalamnya memiliki nilai yang sangat tinggi mengalahkan ibadah di bulan-bulan lainnya.

Disamping itu, ada beberapa kekhususan yang hanya ada di Ramadan.

Seperti kewajiban puasa, kesunahan salat tarawih serta Lailatul Qodar dan Nuzulul Quran menjadi penyempurna kesempurnaan bulan yang teristimewa ini.

Yang menjadi kewajiban bagi umat muslim di dalam bulan ini adalah puasa. Sepintas, puasa ini sangatlah berat, lapar dan dahaga itu pasti.

Dari Subuh hingga Magrib tidak ada makanan ataupun minuman yang diserap oleh tubuh kita.  Lalu kenapa kita harus berpuasa?

Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab pertanyaan ini dalam firmanNya QS Albaqarah 183.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Disamping Allah SWT menegaskan bahwa puasa ini adalah kewajiban, Allah SWT juga menyatakan bahwa harapan dari berpuasa ini adalah agar kamu bertakwa.

Sulthonul Ulama' Syekh 'Izzuddin bin Abdis Salam dalam karyanya Maqoshidus Shoum menafsirinya dengan dawuhnya: Dengan berpuasa, kita semua diharapkan oleh Allah Subhanahubwa Ta'ala menjadi hamba yang terbebas dari neraka.

Baca Juga: Binrohtal, 10 Sebab Hati Mati

Hal ini karena puasa yang kita lakukan bisa menyebabkan ampunan atas dosa-dosa kita.

Dan ketika dosa-dosa kita sudah diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka tidak ada lagi yang memberatkan kita untuk dimasukkan ke dalam neraka, artinya surga sudah di depan mata. Istimewa.

Syekh Izzuddin juga menuliskan faedah-faedah puasa. Diantara, Rof'ud Darojat.

Puasa itu dapat meninggikan derajat seorang hamba; dari sekedar hamba biasa menjadi istimewa. Apa landasan yang dipakai Syekh Izzuddin dalam menetapkan faedah ini?

Di antaranya hadis Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam; Diantara wujud Rohmah Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada kita adalah melipatgandakan pahala amal.

Yang baik pasti dilipatgandakan, satu kebaikan minimal dilipatgandakan sepuluh (10) kali lipat, bahkan bisa mencapai tujuh ratus (700) kali lipat.

Ini adalah standar normal, jika Allah SWT berkehendak bisa lebih dari itu. Masya Allah.

Standar di atas -walau menurut kalkulasi matematika kita sudah sangat menguntungkan- ternyata tidak berlaku untuk puasa.

Puasa memiliki standar yang lebih tinggi, bahkan langsung dihandle langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Keistimewaan ini dilandasi oleh karena orang yang berpuasa itu mengutamakan Allah SWT dan mengalahkan nafsunya sendiri.

Betapa tidak, ia lapar dan tentunya ingin makan tapi ia tahan karena belum mencapai waktu yang diizinkan oleh Allah.

Ia haus, ia pun menahannya walau ia sebenarnya mampu untuk minum tapi tidak ia lakukan. Semua ini karena ia mengutamakan Allah dan mengalahkan nafsunya sendiri.

Sudah menjadi pengetahuan bersama, barangsiapa mengutamakan Allah, maka Allah pun akan mengutamakannya; menjadikannya istimewa.

Tentu menjadi hamba yang istimewa di sisi Allah ini adalah derajat yang sangat kita harapkan. Dan ternyata puasa adalah pintu menuju harapan tersebut.

’’Puasa ini bukanlah untuk kemaslahatan Allah SWT, bukan. Apalagi karena Allah SWT butuh puasa kita, tidak. Puasa ini adalah untuk kemaslahatan kita sendiri, dan memang kita lah yang membutuhkan puasa ini,’’ tegasnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #jalan #puasa #masjid #hamba #istimewa #Binrohtal #Jombang #ramadan