Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Perum Bulog Mojokerto Bareng Kodim 0814 Jombang Pantau Serapan Gabah Petani

Achmad RW • Jumat, 7 Maret 2025 | 17:20 WIB
Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto bersama Kodim 0814 Jombang menggelar sidak dan pemantauan serapan gabah di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kamis (5/3).
Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto bersama Kodim 0814 Jombang menggelar sidak dan pemantauan serapan gabah di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kamis (5/3).

JombangBanget.id – Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto bersama Kodim 0814 Jombang menggelar sidak dan pemantauan serapan gabah di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Kamis (5/3).

Dandim 0814 Jombang Letkol Kavaleri Devid Eko Junanto bersama Pinca Bulog Mojokerto Muhammad Husin berbincang langsung dengan petani sekaligus menyosialisasikan program baru pemerintah, yakni serapan beras petani ke Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

”Ini kami mengecek bersama Bulog, kita meninjau proses penyerapan gabah yang menjadi target pemerintah di Jombang. Kita sama-sama turun ke lapangan untuk memastikan seluruhnya berjalan maksimal,” ungkap Dandim Devid.

Tahun ini pemerintah pusat mencanangkan target kepada Bulog untuk bisa menyerap hingga 47.300 ton beras sampai April nanti.

”Sehingga ini kami terus juga dorong sebagai pemenuhan cadangan padi dan beras nasional,” lontarnya.

Sementara itu, Pinca Bulog Mojokerto Muhammad Husin mengatakan, sesuai aturan terbaru, Bulog akan menyerap gabah kering petani apa pun kondisinya akan dibeli Rp 6.500 per kilogram.

”Untuk gabah kering panen, itu harus sudah bersih terkemas dalam karung di pinggir jalan itu kita akan beli Rp 6.500. Kita hanya mengecek kondisi airnya, namun bagaimanapun bentuknya harganya adalah Rp 6.500 per kilogram,” terangnya.

Untuk menyerap gabah ini, Bulog membentuk tim jemput gabah yang terdiri dari mitra Bulog yang nantinya akan berkoordinasi dengan para petani dan pemilik sawah.

”Tim ini yang biasanya akan mengecek ke lapangan dan koordinasi dengan Babinsa mana lokasi yang akan panen dan kemudian akan dibeli oleh Bulog,” tambahnya.

Sampai hari ini, target serapan gabah Bulog sudah mencapai hampir 10 persen.

”Kita ditugaskan sampai bulan April, namun kita maksimalkan di tahun 2025 ini,” tambahnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Perum Bulog Mojokerto Hentikan Pendistribusian Beras SPHP Sejumlah Pasar di Jombang

Kebijakan dan program baru itu, juga disambut baik petani. Seperti yang diungkapkan Sujak, 68, petani asal Desa Menganto.

”Ini sangat menarik, karena di sini harga gabah masih di harga Rp 6.100 sampai Rp 6.200,  kalau dari Bulog bisa Rp 6.500 ya bagus,” ungkapnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pertanian #Kodim 0814 Jombang #swasembada pangan #MOJOKERTO #Jombang #bulog #harga #gabah #serapan #Petani