JombangBanget.id– Kondisi jalur arteri nasional di Jl Brigjen Kretarto dan Jl Mastrip, Jombang tak karuan.
Lubang jalan, kembali muncul di jalan yang belum sebulan ditambal sulam.
Seperti yang terpantau di Jl Brijen Kretarto, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Minggu (2/3) siang.
Sejumlah jalan yang baru saja ditambal, kembali rusak dan menghasilkan lubang semakin dalam.
”Yang di Sambong ini yang parah pas, di baratnya simpang empat, terus sebelum jembatan dekat PP At Taufiq, sama depan RSI (rumah sakit islam),” terang Setyawan, 33, warga Desa Sambongdukuh.
Ia menyebut, upaya penambalan sebelumnya sudah dilakukan. Namun, seluruhnya seolah tak berfungsi dan kembali hancur.
”Sebetulnya jalan yang berlubang sama dengan sebelumnya, sekarang tambalannya rusak, jadi lubang lagi,” lontarnya.
Dia berparap, perbaikan dengan material yang lebih bagus dan baik bisa dilakukan. Agar kerusakan tak kembali terulang.
”Karena ini jalan nasional, setelah ini ada arus mudik dan balik Lebaran juga, jadi ya kasihan pengguna jalan kalau dibiarkan rusak begini,” imbuhnya.
Kondisi jalan yang lebih buruk, juga bisa ditemukan di Jl Mastrip yang juga berstatus jalur arteri nasional lanjutan dari Jl Brigjend Kretarto.
Salah satunya, bisa dilihat di Desa Kepuhkembeng, Jombang atau di samping Terminal Kepuhsari.
Baca Juga: Hindari Lubang Menganga di Jalan Nasional Jombang, Pemotor Tertabrak Truk
Di lokasi ini, aspal jalan mengalami kerusakan parah. Selain lubang dan retakan, gelombang jalan membuat pengguna jalan harus sangat berhati-hati.
”Dari kejauhan tidak terlalu terlihat, tapi pas dilintasi jalannya nggak bisa dipilih, mau di tengah, di samping semuanya rusak. Apalagi depan kantor Dishub Jombang,” ungkap Lina, 32, warga di lokasi.
Ia berharap, perbaikan juga bisa dilakukan di lokasi itu agar kendaraan yang melintas bisa lebih nyaman.
”Khususnya yang pakai motor ini kasihan kalau jalannya begitu, tidak jatuh saja sudah bagus,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Jatim dari BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) Jatim-Bali, Siti Sekar Gondo Arum tak menampik adanya kerusakan itu.
Pihaknya juga berjanji akan segera melakukan perbaikan pada kerusakan jalan tersebut.
”Siap, matur nuwun (terima kasih) infonya dan segera kami tindaklanjuti,” tulis Sekar dalam pesan singkat yang dikirim ke wartawan, (2/3). (riz/fid)
Editor : Ainul Hafidz