Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Waduh, Pasar Peterongan Jombang Awut-awutan, Atap Rusak hingga Gorong-Gorong Mampet

Ainul Hafidz • Selasa, 25 Februari 2025 | 22:52 WIB

 

KUMUH: Kondisi Pasar Peterongan, Jombang tak atap dan talang air banyak yang rusak.
KUMUH: Kondisi Pasar Peterongan, Jombang tak atap dan talang air banyak yang rusak.

JombangBanget.id - Kondisi sejumlah pasar daerah di Jombang masih awut-awutan.

Selain banyak fasilitas yang mulai rusak, sebagian kios juga mulai ditinggalkan pedagang.

Seperti terlihat di Pasar Peterongan.

Di sejumlah titiknya, bagian atap dan talang air banyak yang rusak ditambah lagi kondisi gorong-gorong mampet. Sedikitnya 10 kios juga tutup tak lagi dihuni pedagang.

Pantauan di lokasi, bangunan Pasar Peterongan di sisi timur kondisinya memprihatinkan. Kondisi atap terlihat rusak, terlebih saat hujan muncul kebocoran di mana-mana.

Kondisi Diperparah dengan keberadaan gorong-gorong yang mampet. Deretan lapak terlihat banyak yang semrawut.

RUSAK: Salah seorang pedagang menunjukkan atap dan talang air Pasar Peterongan, Jombang yang rusak, Senin (24/2).
RUSAK: Salah seorang pedagang menunjukkan atap dan talang air Pasar Peterongan, Jombang yang rusak, Senin (24/2).

Berbeda dengan kondisi bangunan pasar di sisi barat yang belum lama direhab, kondisinya lebih representatif.

”Untuk infrastruktur, memang masih kurang, terutama atapnya ini semrawut, banyak yang rusak. Berbanding terbalik dengan bangunan baru,” kata Abdul Wakhid salah seorang pedagang kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (24/2).

Atap pasar sebelah timur atau merupakan bangunan lama, banyak yang rusak. Mulai dari bolong hingga material sengnya pecah.

Kondisi itu didukung dengan talang air yang juga rusak.

”Talang airnya ini malah nggak karuan rusaknya, hampir setiap blok talangnya sekarang sudah tidak fungsi,” imbuh Wakhid yang juga Koordinator Paguyuban Masyarakat Pasar Peterongan ini.

Akibatnya, ketika hujan turun, membuat air mengalir tak karuan. Kondisi atapnya sudah rusak mengakibatkan air mengalir ke jalan raya.

”Otomatis jalannya jadi becek, untung-untung ketika hujan turun siang hari di sini sudah mulai sepi. Soalnya di sini ramainya pukul 24.00-12.000,” imbuh Wakhid.

Di bagian tengah misalnya, karena kondisi atap yang rusak membuat pedagang berinisiatif sendiri memperbaiki.

Mulai dari memasang seng secara mandiri hingga paranit. Kondisi itu membuat pasar terlihat kumuh.

”Kedua gorong-gorong ada sebagian yang butuh perbaikan,” tutur dia.

Meski tak hafal jumlah keseluruhan kios, menurut Wakhid, saat ini banyak kios yang tutup. Sedikitnya 10 kios ditinggal pedagang.

Beberapa di antaranya, bagian dalamnya ditumbuhi semak belukar. Ada juga yang menempel stiker dengan tulisan dijual.

”Yang kosong ini sebenarnya sudah lama, sejak 2002 itu banyak yang tidak berjualan, karena pasarnya mungkin sepi,” ujar Wakhid.

Selama ini pihaknya juga menyampaikan keluhan itu ke pemkab.

”Alhamdulillah tahun lalu dua blok atap sudah diperbaiki beserta talang air. Semoga yang lain juga diperbaiki supaya lebih rapi lagi,” kata Wakhid.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo melalui Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo mengakui, dari 16 pasar daerah yang menjadi kewenangan pemkab, sebagian besar butuh penanganan. Salah satunya di Pasar Peterongan.

”Jadi Pasar Peterongan tahun lalu sudah ada paket kegiatan rehabilitasi atap dan talang serta tempat pengelolaan limbah atau IPAL,” kata Harris.

Menurut dia, penanganan pasar daerah dilakukan penanganan secara perlahan. Alasannya, selain jumlah pasar daerah banyak, juga menyesuaikan anggaran.

”Apalagi tahun ini ada efisiensi anggaran, belum tahu apakah kena juga atau tidak,” imbuh dia.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pendataan ke lapangan. ”Jadi kemungkinan tahun ini rehab kecil-kecil saja,” kata Harris. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#daerah #rusak #Pemkab #Jombang #atap #gorong-gorong #pasar #Peterongan