JombangBanget.id – Masyarakat Jombang sangat antusias menyambut pemimpin baru.
Setidaknya terlihat dari banyaknya karangan bunga ucapan selamat kepada Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin Yazid yang membanjiri kompleks Pendopo Kabupaten Jombang.
Pantauan di lokasi, deretan karangan bunga memenuhi halaman Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (21/2).
Karangan bunga tersebut berasal dari beragam elemen masyarakat.
Mulai instansi pemerintahan, swasta hingga organisasi masyarakat.
Mereka mengucapkan selamat kepada Warsubi dan Salmanudin yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (20/2).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jombang (Kominfo) Endro Wahyudi mengatakan, deretan karangan bunga yang datang ke Pendopo terus bertambah setiap harinya.
”Sejak H-1 pelantikan sudah banyak yang kirim. Hari ini sudah semakin banyak,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Ia tak hafal berapa jumlah karangan bunga serta pihak mana saja yang mengirim. ”Yang tahu bagian umum, saya kurang tahu,” tambahnya.
Endro mengatakan, dari laporan yang diterima, saat ini Bupati Jombang Warsubi sudah berada di Magelang untuk menjalani retret.
”Ya, pak Warsubi sudah di Magelang karena pukul 14.00 mulai retret,” tambahnya. Adapun Wabup Salman setelah pelantikan langsung bertolak ke Jombang.
Baca Juga: Warsubi-Salman Resmi Dilantik sebagai Bupati, Begini Harapan Ketua dan Wakil DPRD Jombang
Untuk diketahui, Warsubi-Salmanudin Yazid (Warsa) resmi dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang periode 2025-2030, Kamis (20/2).
Pelantikan dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta secara serentak bersama ratusan kepala daerah pemenang Pilkada 2024.
Total ada 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah dilantik serentak di Istana Merdeka.
”Saudara adalah pelayan rakyat, saudara adalah abdi rakyat, saudara harus membela kepentingan rakyat, saudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka, itu adalah tugas kita walaupun kita mungkin berasal dari partai yang berbeda beda, dari agama yang berbeda-beda, dari suku yang berbeda beda, tapi kita lahir dalam keluarga besar di nusantara keluarga besar Republik Indonesia,” tandas Presiden Prabowo saat memberikan sambutan. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz