JombangBanget.id – Rencana pemerintah pusat tahun ini mengubah pintu Bendung Karet Jatimlerek, Jombang jadi bendung gerak berpeluang batal.
Menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoro melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) Sultoni menjelaskan, pemerintah pusat sebelumnya sudah merencanakan tahun ini melakukan penanganan Bendung Karet Jatimlerek.
Berlakunya efisiensi anggaran, berpeluang rencana itu tahun ini urung terlaksana.
”Jadi kemarin dua teman-teman dari balai (BBWS Brantas) menyampaikan kemungkinan besar paketnya tahun ini tidak jadi, karena di Kementerian PU berkurang banyak,” katanya dikonfirmasi.
Meski masih sebatas penyampaian secara lisan, menurut Sultoni, efisiensi anggaran juga berdampak ke paket kegiatan infrastruktur.
”Untuk tertulisnya belum ada, tetapi mengarahnya begitu (batal),” imbuh dia.
Dijelaskan, paket itu rencananya mengubah desain pintu bendung. Pekerjaannya dijadwal selama dua tahun, atau menggunakan multi years contract (MYC).
”Kabar terakhir belum sampai naik tender,” kata Sultoni.
Terpisah, Kades Jatimlerek Jadi juga mengakui, pemerintah pusat tahun ini berencana melakukan penanganan pada Bendung Karet Jatimlerek.
Menyusul awal tahun atau Januari melakukan survei ke lokasi.
”Jadi waktu itu ada dari Kementerian Pertanian dan Pemprov Jatim ke bendung, kami mewakili dari desa. Disampaikan tahun ini dam karet akan diperbaiki,” kata Jadi.
Bahkan pihak konsultan perencana yang hadir dalam pertemuan memaparkan ketika bendung diperbaiki bakal berimbas ke pengairan lahan pertanian.
”Ketika dam karet diperbaiki, pekerjaan yang didahulukan itu sebelah selatan. Tahun berikutnya baru sebelah utara, supaya ainya ini bisa mengalir ke pertanian,” tutur dia.
Tidak hanya itu, panjang seluruh pintu bendung juga disamakan. Tak seperti sekarang ini, panjangnya berbeda antara pintu satu hingga pintu enam.
”Kalau tidak salah masih pakai karet, tetapi ada tambahan plat baja,” ujar Jadi.
Kendati demikian, dia berharap pintu enam yang kini masih rusak ke depan bisa dilakukan penanganan.
”Di luar entah nanti jadi diganti pintunya atau tidak, kami yang di desa ini kepingin lancar. Terutama kebocoran ini segera diperbaiki, jangan dibiarkan karena jelas petani kecewa,” kata Jadi.
Data dihimpun, pemerintah pusat melalui Kementerian PU memiilki empat kegiatan di Bendung Jatimlerek pada 2025.
Masing-masing rehabilitasi Dam Karet Jatimlerek Jombang, 1 unit, 1 unit, MYC dengan pagu anggaran Rp 58 miliar bersumber APBN 2025, metode pemilihan penyedia tertulis tender.
Supervisi rehabilitasi Bendung Jatimlerek Jombang, 1 dokumen, 1 dokumen, F; K; MYC dengan pagu anggaran Rp 2 miliar bersumber APBN 2025 metode pemilihan penyedia tercatat seleksi.
Rehabilitasi Bendung Jatimlerek Jombang dengan pagu anggaran Rp 340,6 miliar bersumber APBN 2025 dengan metode pemilihan penyedia terctata tender.
Serta supervisi rehabilitasi Bendung Jatimlerek Jombang dengan pagu anggaran Rp 9,4 miliar bersumber APBN 2025 dengan metode pemilihan penyedia tertulis seleksi. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz