JombangBanget.id - Pengasuh PP At-Tahdzib Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro, Jombang, KH Ahmad Masruh, menjelaskan pentingnya mengambil pelajaran dari ayat kauniah.
’’Segala apa yang ada di bumi dan dalam diri kita merupakan tanda kekuasaan dan keesaan Allah SWT,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (14/2).
Beliau lalu mengutip QS Addzariyat 20-21. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin.
Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Pertama, menangkap ayat Allah SWT yang ada di bumi. Melihat apapun yang ada di bumi, harus membuat kita ingat sifat Maha Kuasa Allah SWT.
’’Kalau Allah SWT tidak maha kuasa, pasti tidak bisa menciptakan semua itu,’’ terangnya.
Bumi tidak mungkin tercipta dengan sendirinya.
’’Kalau memang tercipta dengan sendirinya, pasti sekarang ada bumi kedua, ketiga dan seterusnya,’’ ucapnya.
Hingga jutaan tahun, bumi sampai sekarang hanya ada satu.
Melihat yang ada di bumi juga harus ingat sifat Maha Esa Allah SWT.
’’Kalau tuhan lebih dari satu, pasti ciptaannya itu rusak. Wong pemimpin ada dua saja gegeran. Makanya tidak boleh ada dua pemimpin dalam satu lembaga,’’ urainya.
Baca Juga: Binrohtal, Keistimewaan Bulan Syakban, Didalamnya Ada Lailatul Mubarokah
Kedua, menangkap ayat Allah SWT dalam diri kita. ’’Manusia terdiri dari dua unsur,’’ ungkapnya.
Unsur pertama raga atau fisik, punya kebutuhan yang harus dicukupi dengan fikih seperti salat, puasa, zakat dan haji.
’’Ibadah wajib yang paling utama itu salat. Sehingga ibadah sunah yang paling utama juga salat sunah,’’ jelasnya.
Unsur kedua manusia hati, jiwa atau nyawa. Punya kebutuhan tauhid, makrifat, iman, ikhlas dan tawakal.
’’Haknya hati adalah melakukan semua hal yang baik dan boleh secara syariat diniati ibadah ikhlas karena Allah SWT,’’ bebernya.
Bekerja, makan, minum dan tidur, semuanya diniati ibadah ikhlas karena Allah SWT.
Orang yang kebutuhan raganya dipenuhi dengan ibadah secara ikhlas.
Juga memenuhi kebutuhan jiwanya dengan melakukan semua hal yang baik dan boleh secara ikhlas.
Maka akan masuk golongan orang bertakwa yang dijamin bahagia di dunia dan akhirat. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz