JombangBanget.id - KH Asyharun Nur menjelaskan dosa yang tidak terampuni.
’’Pada malam Nisfu Syakban Allah SWT mengampuni semua dosa kecuali enam dosa,’’ tuturnya, saat ngaji dalam doa bersama malam Nisfu Syakban di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (12/2).
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; ’’Sesungguhnya Allah SWT turun ke langit dunia pada malam Nisfu Syakban, lalu Dia mengampuni dosa-dosa hamba-Nya lebih banyak daripada jumlah bulu domba Bani Kalb. Kecuali bagi orang yang melakukan enam dosa’’.
Kita harus bertobat dari enam dosa ini agar dosa bisa diampuni sehingga di bulan suci Ramadan bisa memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Pertama, musyrik atau menyekutukan Allah SWT. Syirik adalah dosa terbesar dalam Islam.
Allah SWT berfirman dalam QS Annisa 48. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki.
Kedua, orang yang saling membenci dan bermusuhan.
Mereka yang terjebak dalam kebencian dan permusuhan, baik dengan keluarga, tetangga, atau sesama muslim, akan terhalang dari ampunan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai.
Apakah aku tidak memberitahukan kepada kalian tentang sesuatu yang jika kalian lakukan, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.
Ketiga, memutuskan tali silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi.
Baca Juga: Binrohtal 2.322, Keutamaan Salat Jamaah
Tali silaturahmi yang terputus menghalangi seseorang dari rahmat Allah SWT.
Keempat, memanjangkan pakaian hingga ke tanah alias menyeret pakaian dengan kesombongan.
Kesombongan adalah sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT.
Orang yang dengan sengaja menyeret pakaiannya atau mengenakan pakaian dengan tujuan untuk memamerkan diri, menandakan kesombongan dalam hatinya.
Allah SWT berfirman dalam QS Luqman 18. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.
Rasulullah juga bersabda: Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada sebesar biji sawi dari kesombongan.
Iblis diusir dari surga karena sombong menolak perintah Allah SWT untuk sujud kepada Nabi Adam alaihissalam adalah contoh nyata kesombongan bisa membawa seseorang kepada kebinasaan.
Kelima, menyakiti hati orang tua. Rasulullah SAW bersabda: Sungguh, rida Allah terletak pada rida orang tua, dan murka Allah terletak pada murka orang tua.
Keenam, pemabuk alias peminum alkohol, minuman keras dan pengguna narkoba.
Allah SWT berfirman dalam QS Almaidah 90.
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr (minuman keras), perjudian, berkorban untuk selain Allah, dan mengundi nasib dengan panah adalah kotoran dari perbuatan setan, maka jauhilah agar kamu beruntung. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz