JombangBanget. id - Ketua MWCNU Kecamatan Perak, Jombang, sekaligus Pengasuh PP Mambaussalam Pedes, KH Abdul Haris Munawir, berpesan agar jangan pernah meninggalkan salat.
’’Dalam kondisi seperti apapun jangan pernah meninggalkan salat,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (31/1).
Suatu ketika Imran bin Husain mengadu kepada Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam tentang kondisinya yang sedang sakit.
Nabi lalu berkata: Salatlah kamu dengan berdiri, jika tidak mampu, maka duduklah, maka jika tidak mampu, hendaknya berbaring.
Rasulullah bersabda; Siapa yang menjaga salat, maka ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan pada hari kiamat.
Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan.
Nanti di hari kiamat, ia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.
Sahabat Abdullah bin Mas'ud radiyallahu 'anhu suatu ketika menceritakan pengalamannya:
Demi Allah, saya tidak pernah meninggalkan salat, walaupun dalam kondisi pertempuran yang sangat sengit.
Salat adalah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dalam keadaan apapun.
Suatu hari, sahabat Sa’ad bin Abi Waqqas radiyallahu anhu sedang terlibat dalam pertempuran dan sangat sibuk dengan tugasnya sebagai seorang pemimpin pasukan.
Baca Juga: Binrohtal, Mengutamakan Kedamaian
Namun, ketika waktu salat tiba, beliau segera menghentikan semua urusan dan langsung melakukan salat dengan penuh khusyuk.
Ini mengajarkan, apapun kesibukan kita, salat harus tetap menjadi prioritas utama.
Jangan sampai kesibukan duniawi menghalangi kita dari kewajiban utama sebagai seorang muslim.
Sekaligus memberikan pelajaran bagi kita untuk tidak menunda-nunda salat.
Jika para sahabat Nabi yang terlibat dalam pertempuran saja bisa menjaga salat mereka, maka kita yang hidup dalam kondisi yang lebih mudah, harus lebih rajin lagi dalam menjalankan salat.
Tidak ada alasan untuk menunda-nunda atau meninggalkan salat.
Aisyah radiyallahu anha menceritakan, Nabi Muhammad SAW sangat menjaga waktu salat.
Bahkan ketika beliau sedang dalam perjalanan atau dalam kondisi yang sangat sibuk, Nabi selalu memastikan bahwa salat dilaksanakan tepat waktu.
Salat sangat besar manfaatnya bagi kehidupan kita. Salat dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan seseorang.
Sahabat Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu menceritakan; Dia merasa sangat tenang dan damai setelah melaksanakan salat.
Salat tidak hanya menghilangkan rasa lelah tubuh, tetapi juga memberikan kedamaian bagi hati. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz