Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Dipasang Ngawur, Warga Desa Ini di Jombang Ancam Bongkar Tiang Provider Bermasalah

Anggi Fridianto • Kamis, 30 Januari 2025 | 15:21 WIB
HALANGAN BANGUNAN: Sebuah tiang internet di Jl Kapter Pierre Tendean Pulolor, Jombang dikeluhkan warga karena dipasang asal-asalan, (26/1).
HALANGAN BANGUNAN: Sebuah tiang internet di Jl Kapter Pierre Tendean Pulolor, Jombang dikeluhkan warga karena dipasang asal-asalan, (26/1).

JombangBanget.id – Warga Desa Pulolor, Kecamatan Jombang mengancam akan membongkar sendiri keberadaan tiang internet yang dipasang ngawur.

Mereka kesal, selama ini keberadaan tiang internet yang dipasang kurang layak justru dibiarkan.

”Memang pemasangannya banyak yang tak sesuai. Misalnya, ini menghalangi akses ke bangunan ruko, ini kondisinya berbeda dengan tiang-tiang lainnya,’’ ujar Marikun, 60, ketua RT/RW 05 Dusun/Desa Pulolor kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Selain itu, kondisi serupa juga ditemukan pemasangan tiang internet yang sekadar ditancapkan ke tanah tidak dicor pondasi seperti tiang lainnya sehingga dinilai membahayakan.

”Ini kemarin diprotes warga karena pemasangannya cuma ditancapkan ke tanah,’’ papar dia.

Yang paling membuat warga geram, lanjutnya, ada beberapa titik tiang yang dipasang dengan posisi menutupi gapura desa.

Ia menilai, hal itu mengganggu keindahan gapura.

”Ini baru dipasang kemarin, dan posisinya menutupi gapura. Kan sangat disayangkan, keberadaan tiang internet ini justru mengganggu pemandangan,’’ jelas dia.

Hal senada diungkapkan Joko Fattah Rochim, warga lainnya.

Ia mengaku, sudah geram dengan pemasangan tiang internet yang dinilai asal-asalan dan tidak memperhatikan estetika lingkungan.

”Banyak yang memasang dengan kondisi tidak wajar. Misalnya, ini tidak dicor kan membahayakan warga sekitar,’’ ujar sembari menunjukkan tower yang dimaksud.

Baca Juga: Pemasangan Tiang Provider di Pululor Jombang Diprotes Warga

Fattah mengancam, jika tidak ada upaya penertiban yang dilakukan pemkab maupun pihak pemasang, ia akan membongkar keberadaan tiang internet.

”Nanti kita konsultasi ke Dinas PUPR. Kalau tidak ada respons kita bongkar sendiri,’’ pungkasnya.

Dikonfirmasi sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan tiang internet yang dinilai mengganggu akses warga.

”Nanti kami evaluasi lagi dan kita buatkan surat peringatan terkait dengan kondisi tersebut,’’ ujar dia melalui Kabid Bina Marga PUPR Agung Setiaji.

Ia menyampaikan, dalam memberikan rekomendasi pemasangan tiang internet, pihaknya sudah menentukan titik koordinat.

Sehingga, setiap provider harus patuh pada titik tersebut. ”Kalau lokasi pemasangan harus sesuai titik yang kita tentukan,’’ tambahnya.

Disinggung terkait pemasangan tiang internet yang ditolak warga Desa Pulolor, pada Sabtu (25/1) lalu, Agung mengatakan, jika pihak provider harus menempuh jalur komunikasi dengan warga dan pemdes setempat.

Sebab, sesuai peraturan, izin hanya dilakukan di Dinas PUPR saja.

”Setelah kami cek, provider tersebut sudah izin ke kita. Jadi kalau terkait ada penolakan, ya harus ada komunikasi baik ke desa dan warga agar tidak ada gejolak di kemudian hari,’’ papar dia.

Protes pemasangan tiang internet sebelumnya juga dilakukan warga Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan serta warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pulo lor #provider #internet #warga #Desa #Jombang #bermasalah #tiang