Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pembersihan Material Tanah Longsor Wonosalam Dihentikan Sementara, Simak Penjelasan BPBD Jombang

Achmad RW • Minggu, 26 Januari 2025 | 19:42 WIB
BAHAYA: Lokasi longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang tidak boleh diakses masyarakat umum, Jumat (24/1).
BAHAYA: Lokasi longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang tidak boleh diakses masyarakat umum, Jumat (24/1).

JombangBanget.id – Operasi SAR di lokasi bencana tanah longsor Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Wonosalam, Jombang, telah ditutup sejak Jumat (24/1) sore.

Setelah korban terakhir, Ducha Ismail ditemukan.

Proses pembersihan material longsor juga dihentikan sementara karena prosedur keamanan.

’’Sebenarnya kita fokus utama ke SAR atau pencarian korban, setelah ditemukan, kita tutup dulu aktivitas di sana,’’ kata Plt Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas.

Penutupan dilakukan berkaitan dengan faktor keamanan dan keselamatan seluruh pihak. Dukuh Banturejo tanahnya masih sangat labil dan tak stabil.

Terlebih dengan curah hujan yang masih tinggi. Sangat berisiko jika upaya pembersihan dipaksa terus dilakukan.

’’Kemungkinan ada longsor susulan masih sangat terbuka di sana. Sehingga untuk pembersihan kita masih menunggu kondisi lebih stabil,’’ ungkapnya.

Longsor di Dukuh Banturejo tidak hanya mengubur empat rumah.

Tapi juga menutup akses jalan utama penghubung Dukuh Banturejo dengan Dukuh Sumberlamong di Dusun Jumok.

’’Timbunan ini sebenarnya juga membantu agar masyarakat tidak beraktivitas dulu di sana, karena kondisinya masih bahaya, termasuk beberapa titik di sekitar lokasi longsor juga masih rentan,’’ tambahnya.

Karenanya, akses dari dan menuju lokasi timbunan longsor masih dipasangi garis polisi.

Baca Juga: Korban Terakhir Bencana Tanah Longsor Wonosalam Jombang Ditemukan Meninggal

Masyarakat dilarang mendekat ke lokasi longsor karena kondisinya masih sangat berisiko.

’’Sambil kita koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan dan PUPR untuk pengangkatan material, diharapkan masyarakat tidak mendekat dulu,’’ ucapnya.

Longsor menerjang empat rumah warga di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kamis (23/1) pagi.

Akibatnya, empat orang warga yang merupakan satu keluarga tertimbun material longsor.

Keempatnya, Widiyati, 40, Muhamad Makruf, 12, Duwi Wandira Ayu Ismail alias Andin, 9, dan Ducha Ismail, 56.

Dua korban pertama, ditemukan dalam kondisi hidup namun menderita luka-luka dan kini dalam perawatan.

Sementara dua korban terakhir, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tertimbun material. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#material #pembersihan #sambirejo #Wonosalam #Jombang #bencana #tanah longsor